Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

SAHAM BAKRIELAND Diperdagangkan Kembali Setelah Lunasi Obligasi

BISNIS.COM, JAKARTA--Otoritas bursa mencabut penghentian sementara (suspensi) atas perdagangan saham PT Bakrieland Development Tbk.Kadiv Penilaian Perusahaan Sektor Jasa BEI Umi Kulsum dan Kadiv Perdagangan Saham BEI Andre P.J. Toelle mengatakan pencabutan
Achmad Aris
Achmad Aris - Bisnis.com 13 Maret 2013  |  09:30 WIB

BISNIS.COM, JAKARTA--Otoritas bursa mencabut penghentian sementara (suspensi) atas perdagangan saham PT Bakrieland Development Tbk.

Kadiv Penilaian Perusahaan Sektor Jasa BEI Umi Kulsum dan Kadiv Perdagangan Saham BEI Andre P.J. Toelle mengatakan pencabutan suspensi atas saham emiten berkode ELTY itu dilakukan sehubungan dengan adanya surat dari KSEI perihal pembayaran pelunasan dan bunga ke-20 obligasi I Bakrieland Development 2008 Seri B.

"Pembukaan perdagangan efek ELTY di seluruh pasar terhitung sejak sesi I perdagangan efek Rabu tertanggal 13 Maret 2013," kata keduanya dalam keterangan resmi pagi ini, Rabu (13/3/2013).

Pada Senin (11/3/2013), otoritas bursa memutuskan untuk menghentikan sementara (suspensi) perdagangan saham ELTY sehubungan dengan belum adanya informasi perihal pembayaran pelunasan dan bunga obligasi yang jatuh tempo pada hari itu.

Kemarin, manajemen perseroan mengklaim telah melakukan pembayaran pelunasan dan bunga obligasi ke-20 pada Senin (11/3/2013) atau tepat pada tanggal jatuh tempo surat utang tersebut.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

suspensi elty bakrieland development obligasi i 2008 seri b
Editor : Others
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top