Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

RUPIAH Lanjutkan Pelemahan Dalam 4 Hari ke Rp9.666/US$

 JAKARTA--Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan hari ini Jum'at (15/2) terus terdepresiasi dolar AS sebesar Rp10 atau 0,10% ke level Rp9.666/US$, koreksi berturut-turut dalam 4 hari.Rupiah pada awal perdagangan hari ini bergerak pada kisaran

 JAKARTA--Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan hari ini Jum'at (15/2) terus terdepresiasi dolar AS sebesar Rp10 atau 0,10% ke level Rp9.666/US$, koreksi berturut-turut dalam 4 hari.

Rupiah pada awal perdagangan hari ini bergerak pada kisaran Rp9.657-Rp9.683 per dollar AS.

Pada penutupan perdagangan kemarin, Kamis (13/2), mata uang garuda itu melemah sebesar Rp21 atau 0,22% ke level Rp9.656/US$.

Dari indeks nilai tukar Bloomberg pukul 9.27 WIB diketahui dollar AS menguat terhadap mayoritas mata uang Asia kecuali Taiwan, Philipina, Australia, dan Korea Selatan.

Nilai tukar dolar AS terhadap mata uang Asia

Jum’at 15 Februari 2013

Kurs

Nilai

Perubahan

WIB

$ Australia

1,0356

-0,03%

09:27:42

$ Selandia Baru

0,8512

+0,06%

09:28:21

Yen

92,9400

+0,06%

09:28:40

$Hong Kong

7,7542

0,00%

09:28:52

$Singapura

1,2362

+0,12%

09:28:52

$Taiwan

29,6010

-0,20%

09:26:39

Won

1.078,9600

-0,43%

09:28:53

Peso

40,6180

-0,03%

09:25:13

Rupiah

9.678,0000

+0,23%

09:15:45

Rupee

53,9300

+0,21%

02/14/2013

Yuan

6,2373

+0,08%

09:27:39

Ringgit

3,0972

+0,26%

09:21:57

Bath

29,8600

+0,10%

09:28:44

 

Sumber: Bloomberg

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Achmad Aris
Editor : Others
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper