Bisnis.com, JAKARTA – Wacana pembangunan pabrik semen baru di Wonogiri, Jawa Tengah, berisiko memberi tekanan tambahan bagi industri semen nasional yang masih terkungkung oleh kondisi kelebihan pasokan alias oversupply.
Pembangunan pabrik semen baru rencananya akan dilakukan oleh PT Anugerah Andalan Asia. Total investasi pembangunan pabrikan diperkirakan mencapai Rp6 triliun dengan serapan tenaga kerja sebanyak 2.400 orang.
Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia, Abdul Azis Setyo, mengatakan bahwa pembangunan pabrik semen baru ini berisiko meningkatkan oversupply yang secara simultan memberi tekanan pada kinerja emiten semen.
“Kondisi oversupply masih menjadi tantangan yang kami lihat masih bisa menekan kinerja emiten. Permintaan yang belum membaik juga masih kinerja emiten semen yang tumbuh terbatas,” ujarnya, Kamis (27/3/2025).
Di sisi lain, dia menilai bahwa program 3 juta rumah yang diusung pemerintah juga belum memberikan dampak karena belum ada skema lanjutan dari inisiasi tersebut.
Dalam kesempatan terpisah, Direktur Utama PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (INTP) Christian Kartawijaya menyatakan moratorium pabrik semen baru seharusnya tetap dijalankan pemerintah. Pasalnya, tingkat utilisasi pabrikan semen nasional hanya mencapai 53% pada 2024 yang artinya kapasitas produksi jauh melebihi permintaan.
Baca Juga
Tingkat utilisasi yang rendah telah memaksa Indocement dan perusahaan semen lainnya melakukan penyesuaian operasional dengan permintaan pasar. Alhasil, terdapat sejumlah pabrik yang harus disetop.
“Kalau pemerintah mengizinkan lagi penambahan pabrikan semen, tentu tidak akan pernah sehat industrinya. Maka dari itu, kami harapkan kebijakan moratorium tetap dipegang teguh,” ujarnya saat ditemui Bisnis di Jakarta, baru-baru ini.
Christian, yang turut mewakili Asosiasi Semen Indonesia (ASI), mengaku telah mengirimkan surat kepada pihak-pihak terkait untuk mendapatkan kepastian terkait dengan adanya izin baru bagi pabrik semen di Wonogiri.
“Kami ingin memastikan apakah benar akan ada izin baru yang dikeluarkan. Kami berharap ini hanya sekadar rumor saja,” ucapnya.