Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Wacana Pabrik Semen Wonogiri, INTP-SMGR Risiko Hadapi Oversupply

Wacana pembangunan pabrik semen baru di Wonogiri, Jawa Tengah, berisiko memberi tekanan tambahan bagi emiten semen, seperti INTP hingga SMGR.
Buruh memindahkan semen dari truk ke atas kapal Pinisi di Pelabuhan Paotere Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (20/5/2024). Bisnis/Paulus Tandi Bone
Buruh memindahkan semen dari truk ke atas kapal Pinisi di Pelabuhan Paotere Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (20/5/2024). Bisnis/Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, JAKARTA – Wacana pembangunan pabrik semen baru di Wonogiri, Jawa Tengah, berisiko memberi tekanan tambahan bagi industri semen nasional yang masih terkungkung oleh kondisi kelebihan pasokan alias oversupply

Pembangunan pabrik semen baru rencananya akan dilakukan oleh PT Anugerah Andalan Asia. Total investasi pembangunan pabrikan diperkirakan mencapai Rp6 triliun dengan serapan tenaga kerja sebanyak 2.400 orang.

Analis Kiwoom Sekuritas Indonesia, Abdul Azis Setyo, mengatakan bahwa pembangunan pabrik semen baru ini berisiko meningkatkan oversupply yang secara simultan memberi tekanan pada kinerja emiten semen. 

“Kondisi oversupply masih menjadi tantangan yang kami lihat masih bisa menekan kinerja emiten. Permintaan yang belum membaik juga masih kinerja emiten semen yang tumbuh terbatas,” ujarnya, Kamis (27/3/2025). 

Di sisi lain, dia menilai bahwa program 3 juta rumah yang diusung pemerintah juga belum memberikan dampak karena belum ada skema lanjutan dari inisiasi tersebut.

Dalam kesempatan terpisah, Direktur Utama PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (INTP) Christian Kartawijaya menyatakan moratorium pabrik semen baru seharusnya tetap dijalankan pemerintah. Pasalnya, tingkat utilisasi pabrikan semen nasional hanya mencapai 53% pada 2024 yang artinya kapasitas produksi jauh melebihi permintaan.

Tingkat utilisasi yang rendah telah memaksa Indocement dan perusahaan semen lainnya melakukan penyesuaian operasional dengan permintaan pasar. Alhasil, terdapat sejumlah pabrik yang harus disetop.

“Kalau pemerintah mengizinkan lagi penambahan pabrikan semen, tentu tidak akan pernah sehat industrinya. Maka dari itu, kami harapkan kebijakan moratorium tetap dipegang teguh,” ujarnya saat ditemui Bisnis di Jakarta, baru-baru ini.

Christian, yang turut mewakili Asosiasi Semen Indonesia (ASI), mengaku telah mengirimkan surat kepada pihak-pihak terkait untuk mendapatkan kepastian terkait dengan adanya izin baru bagi pabrik semen di Wonogiri.

“Kami ingin memastikan apakah benar akan ada izin baru yang dikeluarkan. Kami berharap ini hanya sekadar rumor saja,” ucapnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper