Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

PGN (PGAS) Cetak Laba Bersih US$339,42 Juta Sepanjang 2024, Tumbuh 22,06%

PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) atau PGN mencatat laba bersih sebesar US$339,42 juta sepanjang 2024 meningkat 22,06% secara tahunan.
Ilustrasi infrastruktur pipa gas PGN/Dok. PGN
Ilustrasi infrastruktur pipa gas PGN/Dok. PGN

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten Grup Pertamina, PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) atau PGN mencatat laba bersih sebesar US$339,42 juta sepanjang 2024. Torehan laba bersih itu naik 22,06% dari posisi yang sama tahun sebelumnya di level US$278,09 juta.

Berdasarkan laporan keuangan per 31 Desember 2024, PGN membukukan pendapatan sebesar US$3,78 miliar atau naik 3,9% year-on-year (YoY) dibandingkan posisi periode yang sama tahun sebelumnya di level US$3,64 miliar.

Pendapatan itu berasal dari transaksi dengan pihak berelasi dan pihak ketiga dengan kontribusi masing-masing sebesar US$1,37 miliar dan US$2,41 miliar. 

Adapun, sebagian besar pendapatan berasal dari niaga gas bumi dan penjualan minyak dan gas bumi kepada pihak ketiga dengan nilai masing-masing US$1,78 miliar dan US$284,37 juta. 

Pendapatan niaga gas bumi ini mayoritas berasal dari pelanggan industri dan komersial dengan nilai mencapai US$2,47 miliar. Adapun, segmen pelanggan rumah tangga dan SPBG masing-masing mencatatkan nilai US$38,74 juta dan US$4,17 juta.

Siring naiknya pendapatan, beban pokok perseroan juga tercatat naik 4,07% YoY menjadi US$3,03 miliar dibandingkan akhir 2023 yang sebesar US$2,92 miliar.

Dari pos beban ini, PGN mencatatkan peningkatan dari sisi pembelian gas bumi pihak berelasi menjadi US$814,86 juta dari sebelumnya di akhir 2023 senilai US$631,36 juta.

Meski begitu, setelah dikurangi beban pokok pendapatan, PGAS mencatatkan laba bruto sebesar US$757,38 juta, naik 3,24% YoY dari posisi Desember 2023 di angka US$733,57 juta.

Alhasil, sepanjang Januari-Desember 2024, PGAS mencatatkan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar US$339,42 juta. Laba bersih tersebut naik 22,06% YoY dibandingkan torehan 2023 yang tercatat sebesar US$278,09 juta. Ba bersih per saham juga naik dari US$0,115 menjadi US$0,0140.

Dari sisi neraca keuangan, PGAS membukukan total aset US$6,41 miliar atau menurun dibandingkan posisi Desember 2023 senilai US$6,59 miliar. Total liabilitas turut susut 10,28% YoY ke angka US$2,76 miliar per akhir 2024.

Di sisi lain, ekuitas perseroan sepanjang 2024 tercatat naik 3,7% YoY menjadi US$3,57 miliar. Adapun, posisi kas dan setara kas akhir periode akhir Desember 2024 berada di angka US$1,38 miliar, meningkat dibandingkan posisi akhir 2023 senilai $1,24 miliar.

_________

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Ibad Durrohman
Editor : Ibad Durrohman
Bisnis Indonesia Premium.

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Bisnis Indonesia Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper