Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Saham dan Pergerakan IHSG Hari Ini, Bayang-Bayang Efek Joe Biden

IHSG diprediksi masih akan menguat terbatas pada sesi Selasa (23/7/2024).
Karyawan beraktivitas di dekat layar pergerakan saham PT Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Senin (10/6/2024). Bisnis/Fanny Kusumawardhani
Karyawan beraktivitas di dekat layar pergerakan saham PT Bursa Efek Indonesia (BEI) di Jakarta, Senin (10/6/2024). Bisnis/Fanny Kusumawardhani
Live Timeline

Bisnis.com, JAKARTA — Pergerakan IHSG diprediksi akan mampu menguat terbatas pada sesi Selasa (23/7/2024).

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengatakan berdasarkan analisa teknikal pergerakan IHSG berpeluang menguat terbatas pada sesi Selasa (23/7/2024).

“Support dan resistance di level 7.220 — 7.360,” jelasnya dalam riset, Selasa (23/7/2024).

IHSG ditutup menguat 0,38% ke level 7.321,97 pada perdagangan awal pekan Senin (22/7/2024).

Berdasarkan data RTI pukul 16.00 WIB, pergerakan IHSG hari ini menguat 27,4 poin dan sempat mencapai level tertinggi 7.341 sepanjang sesi perdagangan. Level terendah IHSG hari ini berada di level 7.301.

Kapitalisasi pasar IHSG naik ke Rp12.447 triliun. Terdapat 318 saham menguat, 265 saham berakhir di zona merah, dan 212 saham stagnan.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) menjadi salah satu saham yang paling aktif ditransaksikan hari ini. Alhasil, saham BMRI menguat hingga 2,68% ke level Rp6.700 per saham.

Sementara itu, saham berkapitalisasi pasar besar lainnya seperti BBRI, BREN, hingga ADRO turut menguat pada perdagangan hari ini. Saham BBRI ditutup pada level Rp4.910 per saham atau naik 0,20% sepanjang hari ini.

Sementara itu, saham-saham lain seperti ASII ditutup melemah 0,22% ke level Rp4.520 per saham, AMMN turun 1,11% ke level Rp11.175, BBCA turun 0,25% ke level Rp10.100, dan TLKM turun 1,27% ke level Rp3.100 per saham.

Tim Riset Pilarmas Sekuritas menjelaskan bursa regional Asia bergerak melemah hari ini karena pasar fokus kepada berita bahwa Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mundur dari bursa calon presiden AS periode selanjutnya, gangguan pemadaman TI global, serta kebijakan bank sentral China yang memangkas suku bunga pinjaman. 

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden memutuskan mengundurkan diri dan mendukung Wakil Presiden AS, Kamala Harris sebagai calon presiden dari kubu Demokrat. 

Dalam jangka pendek, keputusan Joe Biden ini ditanggapi beragam oleh pasar. Hal ini berpotensi menambah ketidakpastian politik yang lebih besar ke pasar yang kemungkinan akan mengakibatkan beberapa goncangan jangka pendek. 

Selain mundurnya Joe Biden sebagai calon presiden AS, pemadaman TI global yang disebabkan oleh pembaruan di perusahaan keamanan siber CrowdStrike, telah merugikan pasar dan mengganggu operasi di berbagai industri termasuk maskapai penerbangan, perbankan, dan layanan kesehatan. 

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

16:17 WIB
IHSG Parkir di Zona Merah

Pergerakan IHSG hari ini berakhir di zona merah pada perdagangan Selasa (23/7/2024). Indeks komposit terkoreksi 0,11% ke 7.313,86.

Adapun, IHSG hari ini bergerak dengan kisaran support 7.293,31 dan resistance 7.347,02

12:20 WIB
Saham GOTO Tancap Gas Saat IHSG Keok

Pergerakan IHSG parkir di zona merah pada akhir sesi pertama Selasa (23/7/2024). Indeks komposit terkoreksi 0,02% ke 7.320,47.

Sementara itu, pergerakan harga saham GOTO tancap gas menguat 11,76% ke Rp57. Total kapitalisasi pasar senilai Rp69,85 triliun.

09:32 WIB
IHSG Hari Ini Kembali Melonjak

IHSG dibuka naik 0,26% atau 19,20 poin ke level 7.341,18. Adapun, IHSG bergerak di rentang 7.333,94 hingga 7.344,69 pada awal sesi. 

Adapun, pada awal perdagangan hari ini tercatat sebanyak 202 saham menguat, 122 saham melemah, dan 219 saham bergerak di tempat. Kapitalisasi pasar terpantau sebesar Rp12.476 triliun.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper