Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Laba Bersih TBS Energy Utama (TOBA) Tembus Rp263 Miliar Kuartal 1 2024

PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) mengemas laba tahun berjalan pada kuartal 1/2024 sebesar US$16,4 juta atau naik sekitar 12,3%.
Paparan publik PT TBS Energi Utama Tbk. (TOBA) di Jakarta, Kamis (7/12/2023). Perseroan berencana mengurangi produksi batu bara menjadi 3 juta ton pada tahun 2024 mendatang. Bisnis Indonesia/ Annisa Kuarniasari Saumi
Paparan publik PT TBS Energi Utama Tbk. (TOBA) di Jakarta, Kamis (7/12/2023). Perseroan berencana mengurangi produksi batu bara menjadi 3 juta ton pada tahun 2024 mendatang. Bisnis Indonesia/ Annisa Kuarniasari Saumi

Bisnis.com, JAKARTA - PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) mengemas laba tahun berjalan pada kuartal 1/2024 sebesar US$16,4 juta setara Rp263,76 miliar (kurs: Rp16.083) atau naik sekitar 12,3% dibandingkan laba tahun berjalan pada kuartal 1/2023 yang hanya mendapatkan US$14,6 juta.

Direktur TBS, Mufti Utomo mengatakan bahwa keputusan perseroan untuk memasuki sektor pembangkitan energi telah membawa dampak positif yang signifikan. 

Peningkatan volume produksi dan penjualan batu bara sebesar 28,6% serta pengurangan Stripping Ratio sebesar 25,5% juga membantu Perseroan mencatatkan arus kas positif dan EBITDA untuk bisnisnya. Langkah strategis ini menunjukkan kemampuan adaptasi Perseroan di tengah fluktuasi harga batu bara.

“Keputusan kami untuk masuk ke sektor pembangkit listrik telah membawa dampak positif, dengan kontribusi sekitar 44% terhadap EBITDA yang disesuaikan. Kami bertekad mengatasi tantangan global dengan menerapkan strategi diversifikasi yang berkelanjutan, termasuk investasi pada inisiatif hijau seperti pembangunan proyek PLTS Terapung Batam berkapasitas 46 MWp dan pengembangan motor listrik Electrum H5," kata Mufti melansir dari keterangan resmi, Rabu (8/5/2024).

Mufti merinci, anak perusahaan TOBA yang bergerak dalam sektor kendaraan listrik roda dua, Electrum, turut mencatat pencapaian signifikan dengan kehadiran 1.000 motor listrik di jalan dan penambahan 147 Stasiun Swap Baterai.

Di sisi lain, Direktur TBS Juli Oktarina menambahkan strategi diversifikasi yang difokuskan TOBA sejak beberapa waktu belakangan saat ini menunjukkan hasilnya dan ini memperkuat komitmen perseroan untuk mengembangkan bisnis yang berkelanjutan.  

“Strategi diversifikasi ini tidak hanya meningkatkan kinerja keuangan kami, tetapi juga secara signifikan menurunkan profil risiko Perseroan,” ucapnya.

Adapun, stabilitas keuangan TOBA didukung terutama oleh operasi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di PLTU Sulbagut-1 dengan kapasitas 2x50MW di Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo, dan PLTU Sulut-3 dengan kapasitas 2x50MW di Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara. 

Hal ini membuat sektor PLTU memberikan kontribusi signifikan di tengah fluktuasi harga batu bara yang terjadi saat ini.

Selain itu, perseroan mencapai peningkatan EBITDA sebesar US$1,3 juta dari lini bisnis hijau setelah akuisisi terbaru dari sektor pengelolaan limbah, ARAH Group dan Asia Medical Enviro Services (AMES). 

Ini menandai langkah maju yang signifikan dalam komitmen perseroan terhadap pertumbuhan berkelanjutan. Langkah strategis ini diharapkan dapat memberikan kestabilan EBITDA dan arus kas yang lebih kuat saat memasuki tahun fiskal 2024 dan seterusnya.

Perseroan juga mencatat peningkatan efisiensi operasional yang signifikan, dengan peningkatan volume produksi dan penjualan batu bara sebesar 28,6%, serta pengurangan signifikan dalam Stripping Ratio, yang berkontribusi pada peningkatan profitabilitas di tengah kondisi pasar global yang fluktuatif. 

Dengan dukungan yang kuat dari sektor energi terbarukan dan inisiatif di sektor bisnis ramah lingkungan lainnya, perseoran optimis dapat mencapai komitmen ‘Towards a Better Society 2030’ (TBS2030), memperkuat komitmen untuk menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Lukman Nur Hakim
Editor : Pandu Gumilar
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper