Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Saham Mitratel (MTEL) Naik, Bahana Sekuritas Bidik Level Rp870

Harga saham PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk. (MTEL) atau Mitratel tersengat setelah merilis laporan keuangan pada pekan lalu.
Aset menara PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk. atau Mitratel. Anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. itu berencana melakukan IPO di Bursa Efek Indonesia./ Mitratel.
Aset menara PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk. atau Mitratel. Anak usaha PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. itu berencana melakukan IPO di Bursa Efek Indonesia./ Mitratel.

Bisnis.com, JAKARTA – Harga saham PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk. (MTEL) atau Mitratel tersengat setelah merilis laporan keuangan pada pekan lalu.

Saham Mitratel pada perdagangan Senin (6/5/2024), naik 3,6% ke level Rp575 per unit. Saham anak usaha Telkom itu ditransaksikan sebanyak 1.371 kali meliputi 25,2 juta saham. Adapun nilai transaksi diperkirakan mencapai Rp14,3 miliar.

Penguatan saham MTEL sebelumnya telah diperkirakan oleh analis Bahana Sekuritas Jonathan Guyadi dan Ahnaf Yassar. Mereka menilai ekspansi Mitratek ke segmen bisnis fiber optik akan berimbas pada kinerja fundamental sehingga menjadi sentiment positif.

“Kami menegaskan kembali peringkat BELI pada MTEL dengan target sebesar Rp870/saham dalam 12 bulan ke depan. Target itu menyiratkan valuasi EV/EBITDA 2025 sebesar 10,9x karena kami menyukai perusahaan ini,” tegas mereka, Selasa (7/5/2024).

Mereka berpendapat Mitratel memiliki stabilitas dalam menjaga pendapatannya mengingat aliran pesanan dari Telkomsel dan mulai berkembangnya pendapatan dari fiber optik. Lalu, Mitratel mendominasi pangsa pasar di segmen menara dan memiliki jaringan yang kuat di pasar luar Jawa mengingat fokus beberapa pemain operator saat ini sedang berusaha ditingkatkan kehadiran mereka di luar Jawa.

Dalam catatan Bahana Sekuritas, Indosat dan XL Axiata bahkan mencatatkan kenaikan sewa 10,3% dan 12,9% qoq. Sebagai catatan, tarif sewa bulanan tercatat sebesar Rp11,9 juta sedangkan rasio penyewaan mencapai 1,52x kuartal I 2024 naik dari kuartal IV/2023 1,51 dan kuartal I 2023 1,46 kali.

“Pada tahun ini masih ada sekitar 1.100 menara sedang dibangun dengan 81% berasal dari format built-to-suit terutama di luar Jawa,” ungkap mereka.

Berdasarkan laporan keuangannya, MTEL mencetak pendapatan sebesar Rp2,2 triliun, naik 7,33% di kuartal I/2024. Pendapatan ini naik dari Rp2,05 triliun secara tahunan atau year on year (yoy).

Peningkatan pendapatan ini didorong dari pelanggan seperti PT Telekomunikasi Selular atau Telkomsel dengan pendapatan sebesar Rp1,15 triliun, PT Indosat Tbk. (ISAT) sebesar Rp449,5 miliar, dan PT XL Axiata Tbk. (EXCL) sebesar Rp272,6 miliar.

Pendapatan dari Telkomsel mendominasi pendapatan MTEL yakni dengan persentase sebesar 52,56%, Indosat sebesar 20,38%, dan XL Axiata dengan persentase 12,36%.

Di sisi lain, beban pokok pendapatan MTEL juga naik 7,21% menjadi Rp1,04 triliun di kuartal I/2024, dari Rp976,16 miliar di kuartal I/2023.

Dengan capaian tersebut, laba bruto MTEL juga terangkat naik 7,44% menjadi Rp1,15 triliun sepanjang kuartal I/2024. Laba bruto ini meningkat dari Rp1,07 triliun secara year on year.
Alhasil, laba bersih Mitratel naik 3,98% menjadi Rp520,9 miliar pada kuartal I/2024. Laba bersih ini meningkat dari Rp501,02 miliar pada tiga bulan pertama 2023.

Adapun hingga akhir Maret 2024, total aset Mitratel naik menjadi Rp57,3 triliun, dari sebelumnya Rp57,01 triliun di akhir tahun 2023.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Pandu Gumilar
Editor : Pandu Gumilar
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper