Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kala Konsensus & Anthoni Salim Sejalan di Saham ICBP

Seluruh analis masih kompak menyematkan rekomendasi beli untuk saham emiten konsumer milik konglomerat Anthoni Salim Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP).
Direktur Utama PT Indofood Sukses Makmur Tbk Anthoni Salim (kanan) memberikan penjelasan kepada awak media usai rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) dan luar biasa, di Jakarta, Rabu (29/5/2019)./Bisnis-Dedi Gunawan
Direktur Utama PT Indofood Sukses Makmur Tbk Anthoni Salim (kanan) memberikan penjelasan kepada awak media usai rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) dan luar biasa, di Jakarta, Rabu (29/5/2019)./Bisnis-Dedi Gunawan

Bisnis.com, JAKARTA — Sekuritas yang mengulas emiten konsumer milik taipan Anthoni Salim PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. masih mempertahankan pandangan yang sama untuk prospek saham ICBP.

Sampai dengan Jumat (29/3/2024), sebanyak 35 atau seluruh analis yang mengulas saham ICBP kompak memberikan rekomendasi beli. Target harga berada di Rp13.500 atau mencerminkan potensi return 16,4% dari Rp11.600.

Keyakinan sekuritas yang mengulas saham ICBP sejalan dengan pandangan salah satu orang terkaya di Indonesia Anthoni Salim.

Anthoni selaku Direktur Utama dan Chief Executive Officer ICBP sebelumnya menyatakan di tengah tantangan global dan lemahnya daya beli masyarakat, perseroan mampu menyesuaikan diri sehingga menorehkan pertumbuhan penjualan dan profitabilitas sepanjang 2023.

“Ke depannya, perekonomian Indonesia diperkirakan akan tetap tangguh di mana hal ini mendukung rencana ICBP untuk terus menyeimbangkan pertumbuhan penjualan dan profitabilitas, serta mempertahankan neraca keuangan yang sehat,” tuturnya, Senin (25/3/2024).

Anthoni mengatakan perseroan akan terus mencermati kondisi makro ekonomi secara global agar dapat melakukan penyesuaian strategi dengan perkembangan yang terjadi.

Untuk diketahui, ICBP meraih laba bersih senilai Rp6,99 triliun sepanjang 2023. Jika dibandingkan dengan laba 2022, perolehan tersebut melesat 52,39% secara tahunan. 

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, kenaikan laba bersih ICBP seturut dengan kinerja penjualan bersih yang meraih Rp67,9 triliun atau meningkat 4,80% year-on-year (YoY).

Performa penjualan ICBP pada tahun lalu ditopang oleh produk mi instan yang membukukan Rp50,43 triliun, naik 6,24% secara tahunan. Posisi berikutnya dihuni produk susu atau dairy yang meraup penjualan senilai Rp9,12 triliun atau turun 3,35% YoY.

Sementara itu, penjualan makanan ringan meningkat 6,95% YoY menjadi Rp4,24 triliun, dan produk penyedap makanan menyumbang Rp3,67 triliun atau naik 9,26% YoY. Sisanya, produk nutrisi makanan khusus berkontribusi Rp1,21 triliun dan minuman Rp1,6 triliun.

Setelah diakumulasikan dengan pendapatan dan beban lainnya, ICBP meraih laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas senilai Rp6,99 triliun atau melonjak 52,39% YoY. Laba per saham juga naik dari posisi Rp393 menjadi Rp599.

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper