Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Adhi Karya (ADHI) Gelar RUPST 1 April 2024, Siap Tebar Dividen?

Adhi Karya akan menggelar RUPST pada 1 April 2024. Setelah tahun lalu absen, apakah perseroan siap menebar dividen tahun ini?
Pekerja beraktivitas di proyek yang dikerjakan PT Adhi Karya./JIBI-Nurul Hidayat
Pekerja beraktivitas di proyek yang dikerjakan PT Adhi Karya./JIBI-Nurul Hidayat

Bisnis.com, JAKARTA – PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) akan menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada awal April 2024. Setelah tahun lalu absen membagikan dividen, apakah perseroan akan menebarnya tahun ini? 

Berdasarkan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), Adhi Karya akan menggelar RUPST di Jakarta pada 1 April 2024. Adapun pemanggilan rapat akan dilakukan melalui situs web bursa efek dan perseroan pada 8 Maret mendatang. 

Manajemen ADHI menjelaskan bahwa para pemegang saham yang berhak menghadiri RUPST adalah mereka yang tercantum dalam Daftar Pemegang Saham di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada 7 Maret 2023 hingga pukul 16.00 WIB.

Meski mata acara rapat belum ditentukan, kemungkinan besar rencana pembagian dividen untuk tahun buku 2023 akan dibahas manajemen ADHI dalam RUPST mendatang. 

Direktur Utama Adhi Karya Entus Asnawi Mukhson, dalam paparan publik live yang digelar pada akhir November 2023, mengatakan bahwa rencana pembagian dividen sudah masuk dalam agenda RUPST dan akan didiskusikan pada pemegang saham mayoritas. 

“Jadi, untuk mendiskusikan hal ini bila memang diperlukan maka kita berikan, kita bagi ya maka kita bagi walaupun tidak terlalu besar nilainya, atau jumlah nominalnya,” kata Asnawi. 

ADHI terakhir kali menebar dividen kepada pemegang saham pada 2019. Kala itu, perseroan mengalokasikan 10% atau Rp66,38 miliar dari laba bersih untuk dividen. Adapun sisanya ditetapkan sebagai saldo laba ditahan. 

Pada tahun lalu, emiten BUMN Karya ini absen membagikan dividen untuk tahun buku 2022. Alasannya, nominal laba bersih dinilai belum memungkinkan untuk ditetapkan sebagai dividen.

Sepanjang tahun 2022, ADHI mencatatkan laba bersih senilai Rp81,24 miliar atau naik 47,21% year-on-year (YoY). Kenaikan laba bersih didorong oleh kinerja pendapatan usaha, yang naik 17,5% secara tahunan menjadi Rp13,54 triliun. 

Sementara itu, berdasarkan laporan keuangan perusahaan hingga akhir September 2023, Adhi Karya mengakumulasikan laba bersih sebesar Rp23,53 miliar. Jumlah tersebut meningkat 11,94% dibandingkan periode yang sama pada 2022. 

Sejalan dengan kenaikan laba, perseroan membukukan pendapatan senilai Rp11,44 triliun atau tumbuh 25,36% YoY. Kenaikan itu ditopang oleh pendapatan dari segmen teknik dan konstruksi yang mencapai Rp9,44 triliun, meningkat 27,96% secara tahunan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper