Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Top 5 News Bisnisindonesia.id: IHSG di Bulan Pemilu Hingga Tarik Investor Asing IKN

IHSG diwarnai ketidakpastian yang kian meningkat jelang momentum Pemilu 2024 pada Februari. Sedangkan, pembangunan IKN masih berupaya gaet investor asing.
Pengunjung beraktivitas di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (24/1/2024). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Pengunjung beraktivitas di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (24/1/2024). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis, JAKARTA — Indeks harga saham gabungan atau IHSG terlihat mulai bangkit kembali memasuki bulan Februari 2024, kendati belum cukup meyakinkan. Sentimen pemilu di bulan ini tampaknya bakal lebih banyak menjadikan pelaku pasar wait and see.

IHSG gagal mempertahankan posisi rekor atau all time high (ATH) yang sempat dicapainya di awal tahun ini, tepatnya 7.323,58 pada perdagangan Selasa (2/1/2024). Posisi ini melampaui rekor sebelumnya pada 13 September 2022 di level 7.318,01.

Alih-alih terus menguat, IHSG justru berbalik melemah sejak pertengahan Januari 2024 hingga ke level 7.137,09 pekan lalu, Jumat (26/1/2024). Namun, pekan ini IHSG berbalik menguat meski belum sampai kembali ke zona hijau. IHSG akhir pekan ini, Jumat (2/2/2024) parkir di level 7.238,79, turun 0,47% year-to-date (YtD).

Memasuki Februari 2024, IHSG bakal menghadapi sejumlah sentimen utama, yakni Pemilu 2024 yang bakal digelar pada Rabu (14/2/2024), fluktuasi rupiah mengantisipasi momentum tersebut, serta ketidakpastian menghadapi kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat, Federal Reserve.

Laporan CSA Index menunjukkan untuk periode Februari 2024 adalah 59,7 yang mengindikasikan penurunan tingkat optimisme dibandingkan bulan Januari yang mencapai angka 83,7. Penurunan ini mengindikasikan pelaku pasar kurang bergairah dalam menghadapi perdagangan di bulan Februari ini.

Di sisi lain, pemerintah terus mendorong investor asing untuk turut serta berinvestasi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Di sisi lain, hingga pertengahan Februari 2024, belum ada realisasi komitmen investasi dari para investor asing di IKN.

Pembangunan IKN akan banyak mengandalkan dana dari investor dimana porsi pembiayaan dari swasta mencapai 80% dan sisanya 20% menggunakan APBN.

Pada pertengahan Januari 2024, jumlah surat minat investasi atau letter of intent (LOI) di IKN mencapai 345 surat investasi dimana sebesar 55% merupakan investor domestik, sedangkan 45% berasal dari investor asing.

Berbagai cara dilakukan pemerintah untuk menarik minat investasi di IKN Nusantara. Salah satunya, pemerintah akan memberikan kemudahan syarat pemberian golden visa kepada investor luar negeri yang hendak menanamkan modal di IKN. Kebijakan tersebut diharapkan dapat mendorong investasi masuk ke ibu kota negara baru di Kalimantan Timur itu.

Dua petikan berita tersebut merupakan bagian dari berita pilihan Bisnisindonesia.id yang disajikan secara analitik dan mendalam. Berikut sejumlah berita pilihan tersebut.

1. Membaca Arah Gerak IHSG di Bulan Pemilu

Berdasarkan hasil deep interview diketahui pelaku pasar melihat bahwa ketidakpastian akibat pemilu cukup tinggi. Apabila pemilu selesai dengan satu putaran, maka ini akan menjadi hal yang positif sehingga pelaku pasar dapat dengan segera mengalokasikan asetnya untuk menyesuaikan dengan hasil pemilu.

Akan tetapi, apabila berlangsung dua putaran, maka ketidakpastian masih akan berlanjut hingga pemilu putaran kedua diadakan. Selain itu, faktor pelemahan rupiah dan potensi peningkatan tensi geopolitik dipercaya juga makin memperberat langkah IHSG.

Senada, pengamat Pasar Modal & Founder WH-Project, William Hartanto, mengatakan bahwa pemilu satu putaran akan berdampak positif terhadap indeks, terlepas dari siapa pun kandidat yang menang, baik Anies, Prabowo, atau Ganjar.

Menurutnya, pemilu yang selesai satu putaran akan mempercepat berakhirnya ketidakpastian terhadap pasar modal. "Oleh karena, itu dampaknya ke IHSG akan signifikan," ujar William kepada Bisnis, pada Kamis, (1/2/2024).

Secara spesifik, William menyoroti pasangan capres dan cawapres nomor urut 2 Prabowo-Gibran yang mendapatkan dukungan dari pelaku pasar modal dan konglomerat. Beberapa konglomerat yang mendukung Prabowo di antaranya yakni Garibaldi Thohir, Aburizal Bakrie, hingga Pieter Tanuri.

"Karena banyak dukungan terhadap Prabowo datang dari konglomerat dan pelaku pasar, maka ada kemungkinan efeknya adalah penguatan IHSG," katanya.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa dalam kondisi 1 bulan terakhir, terlihat jelas bahwa IHSG masih konsolidasi, ada penguatan pada sektor perbankan, tetapi net buy asing masih tipis, padahal dari kinerja emitennya banyak yang bertumbuh.

2. Pasar Ruang Perkantoran Masih Tertekan dan Belum Pulih di 2024

Ruang perkantoran diproyeksikan masih akan mengalami tekanan dan belum pulih dari kondisi pascapandemi Covid-19. Saat ini kondisi ruang perkantoran masih mengalami oversupply atau kelebihan pasok.

Pemilu 2024 merupakan tahun di mana banyak perusahaan akan mempertimbangkan secara lebih berhati-hati apabila hendak ekspansi ruang kantor terlepas di Central Business Distric (CBD) atau di luar CBD.

Associate Director Research & Consultancy Services Leads Property Martin Samuel Hutapea mengatakan terdapat pasokan tambahan baru yaitu di MH Thamrin sebesar 51.000 meter persegi oleh Luminary Tower di komplek Thamrin Nine. Pasokan baru yang termasuk kategori grade A ini menunjukkan bahwa walaupun dalam kondisi kelebihan pasokan, namun pengembang masih optimis akan recovery pasar.

Kondisi ini menyebabkan pasokan kumulatif perkantoran di Jakarta CBD meningkat menjadi 7,45 juta meter persegi di kuartal IV tahun 2023. Pertambahan pasokan gedung baru tersebut menyebabkan tingkat hunian sektor perkantoran di Jakarta CBD turun menjadi 71,4% atau turun sebesar 0,4 poin dari kuartal III tahun 2023.

Secara tahunan permintaan ruang perkantoran sepanjang 2023, mencapai 38.500 meter persegi atau turun sebesar 22% dibanding tahun 2022 lalu yang sebesar 49.000 meter persegi. Kondisi ini mengindikasikan bahwa para perusahaan dan penyewa ruang kantor masih berhati-hati dalam menggelontorkan anggaran untuk ekspansi ruang.

3. Gerak Astra (ASII) di Kendaraan Listrik Demi Pertahankan Dominasi Pasar

Emiten konglomerasi, PT Astra International Tbk. (ASII) tengah menguatkan kuda-kuda guna mempertahankan dominasi pangsa pasar di segmen otomotif nasional, termasuk kendaraan listrik.

Apalagi masuknya mobil listrik asal China BYD Auoto Co. Ltd ke Indonesia dinilai akan berdampak terhdap kinerja fundamental ASII. Seperti diketahui BYD resmi meluncurkan tiga mobil listrik yakni, Atto3 dan Dolphin di Tanah Air pada 18 Januari 2024.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Head of Investor Relations ASII Tira Ardianti mengatakan, perseroan bersama para mitra tengah mempelajari perkembangan industri kendaraan listrik (electric vehicle/EV) sembari mengobservasi permintaan EV untuk mendukung percepatan elektrifikasi otomotif Tanah Air.

Tira mengatakan, saat ini ASII memiliki mobil listrik di segmen battery electric vehicle (BEV), plug in hybrid vehicle (PHEV) dan hybrid electric vehicle (HEV). Tak tinggal diam merespons persaingan pasar yang semakin ketat, ASII mengaku akan memperkenalkan berbagai model kendaraan listrik baru ke depannya.

“Kami akan terus memperkenalkan model-model kendaraan listrik yang dapat mendukung pengurangan emisi, serta dapat mendukung pengembangan industri elektrifikasi lokal. Upaya kami dalam hal EV ini akan kami tingkatkan ke depannya,” jelasnya.
Mengacu data Gaikindo tahun 2023, di segmen BEV, Toyota mengandalkan bZ4x dengan capaian penjualan 479 unit dan Lexus sebanyak 236 unit. Namun angka itu masih terpaut cukup jauh dibandingkan Hyundai yang memimpin penjualan BEV dengan jumlah 7.482 unit, maupun Wuling dengan 6.968 unit terjual.

4. Aksi Adhi Karya (ADHI) Usai Ditemukan Konflik Kepentingan BUMN Karya

PT Adhi Karya (Persero) Tbk. (ADHI) akan melakukan pengecekan secara internal, menyusul laporan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang menemukan adanya konflik kepentingan di BUMN Karya.

BPKP diketahui telah melakukan screening awal terhadap seluruh BUMN Karya, seperti ADHI, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. dan PT PP (Persero) Tbk. (PTPP). Hasilnya, terdapat konflik kepentingan soal pegawai BUMN Karya yang merangkap subkontraktor.

Terkait hal tersebut, Sekretaris Perusahaan ADHI Farid Budiyanto menyampaikan bahwa perusahaan akan segera melakukan pengecekan dan memperkuat langkah pencegahan.

“Dengan adanya informasi BPKP ini, kami akan melakukan pengecekan di internal perseroan dan memperkuat pencegahan serta komitmen perseroan dalam penerapan tata kelola perusahan yang baik,” ujar Sekretaris Perusahaan ADHI Farid Budiyanto, Jumat (2/2/2024).

Dia menuturkan ADHI sejatinya telah melarang pegawai dan pengurus sebagai mitra bisnis. Hal ini tertuang dalam tata kelola perusahaan melalui pedoman perilaku atau code of conduct.

5. Seribu Jurus Pemerintah Tarik Minat Investor Asing Tanam Modal di IKN Nusantara

Direktur Jenderal Imigrasi Silmy Karim mengatakan persyaratan bagi perusahaan asing yang akan melakukan penanaman modal di IKN diturunkan dari penanaman modal minimal US$25 juta menjadi minimal US$5 juta untuk masa tinggal selama 5 tahun.

Untuk masa tinggal 10 tahun penanaman modal minimal diturunkan dari US$50 juta atau setara dengan Rp788,75 miliar (asumsi kurs Rp15.775 per US$) menjadi US$10 juta atau setara dengan Rp157,75 miliar.

Perusahaan asing yang akan membuka cabang atau anak perusahaan di IKN dikecualikan dari syarat turnover (nilai penjualan) pada perusahaan induknya, sebagaimana disyaratkan kepada perusahaan asing yang akan membuka cabang atau anak perusahaan di luar IKN.

“Kami harapkan masuknya investor asing ini menjadi stimulus perekonomian di IKN dan wilayah sekitarnya,” ujarnya dikutip Sabtu (3/2/2024).

Selain golden visa, pemerintah juga memberikan berbagai insentif dan kompensasi kepada korporasi yang berminat berinvestasi di IKN yang diatur dalam PP No. 12 Tahun 2023 tentang Pemberian Perizinan Berusaha, Kemudahan Berusaha, dan Fasilitas Penanaman Modal bagi Pelaku Usaha di Ibu Kota Nusantara.

Insentif dan kompensasi tersebut antara lain Pajak penghasilan badan (PPh) badan sebesar 0% selama 10 tahun, Pajak pertambahan nilai (PPN) impor sebesar 0%, Pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) sebesar 0%, Bea masuk sebesar 0%, Pajak bumi dan bangunan (PBB) sebesar 0% selama 10 tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper