Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Ada ETF, Harga Bitcoin Diproyeksikan Pecah Rekor Tahun Ini

Persetujuan produk ETF Bitcoin oleh Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) berpotensi menyengat harga aset kripto tersebut.
Warga beraktivitas di dekat logo mata uang kripto di Depok, Jawa Barat, Rabu (4/1/2023). Bisnis/Arief Hermawan P
Warga beraktivitas di dekat logo mata uang kripto di Depok, Jawa Barat, Rabu (4/1/2023). Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA -- Persetujuan produk ETF Bitcoin oleh Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) berpotensi menyengat harga aset kripto tersebut.

CEO Bittime Ryan Lymn mengatakan ada beberapa faktor yang bisa membuat pasar aset kripto terus menghijau sepanjang 2024. Salah satu yang utama dan terkini adalah ‘lampu hijau’ persetujuan ETF Bitcoin oleh SEC.

“Persetujuan produk ETF Bitcoin di pasar spot bisa dikatakan sebagai salah satu hal bersejarah, yang menandakan perubahan positif di industri aset kripto. Ini bisa berarti bahwa investor institusi berskala besar menerima aset kripto sebagai produk investasi yang menarik,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (12/1/2024).

Pasalnya ETF Bitcoin oleh SEC bisa membuat industri aset kripto semakin menggeliat, ditambah dengan prospek dari momentum Bitcoin halving yang bisa membuat pasar aset kripto kian ramai dan tumbuh positif.

“Kedua, ada Bitcoin halving yang terjadi setiap beberapa tahun sekali dan dijadwalkan terjadi pada April 2024. Peristiwa ini dapat mengubah jumlah Bitcoin yang beredar sehingga mempengaruhi harganya. Menurut prediksi kami, tahun ini BTC berpeluang menembus nilai tertinggi 2021 lalu di level US$68.000,” imbuhnya.

Selanjutnya, Ryan memandang prospek pasar aset kripto pada 2024 masih bullish. Pasalnya ada kemungkinan investasi dari sisi institusional akan terus meningkat, dengan prediksi didongkrak proyeksi produk ETF Ethereum.

“Kemudian ada faktor peralihan dari Web2 ke Web3, serta pertumbuhan solusi Layer 2 khususnya dalam jaringan Ethereum, yang dipandang sebagai perkembangan positif. Hal itu ditambah dengan faktor makroekonomi dan perubahan peraturan yang bisa membuat pasar lebih antusias,” ungkap Ryan.

Dari dalam negeri, Ryan menilai ada beberapa faktor yang akan mendorong pertumbuhan industri kripto di tahun 2024. Pertama adalah faktor kebijakan pemerintah, dimana akan terdapat beberapa perubahan dalam tata kelola industri aset kripto Indonesia di masa yang akan datang.

 “Selanjutnya adalah faktor tahun pemilu pada 2024, dimana biasanya terjadi peningkatan perputaran uang di seluruh lini. Kami percaya bahwa pemilu pada tahun ini akan berlangsung dengan lancar, sehingga pasar akan merespons dengan positif,” ungkap Ryan.

Terkait dengan rencana perubahan tata kelola industri aset kripto di Indonesia, Ryan menyatakan pihaknya mendukung kebijakan pemerintah yang senantiasa ingin memperkuat industri aset kripto di Indonesia.

“Bittime mendukung rencana pemerintah yang ingin terus memperkuat industri aset kripto. Kami berharap dengan nantinya industri aset kripto di Indonesia akan semakin maju dan dinikmati seluruh lapisan masyarakat,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Pandu Gumilar
Editor : Pandu Gumilar
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper