Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Indeks Bisnis-27 Menguat, Saham ADRO, AMRT hingga PGAS Perkasa

Saham ADRO, AMRT, PGAS, hingga KLBF mendorong penguatan Indeks Bisnis-27 bersama IHSG.
Karyawati beraktivitas di dekat layar pergerakan saham pada salah satu perusahaan sekuritas di Jakarta, Senin (16/10/2023). Bisnis/Arief Hermawan P
Karyawati beraktivitas di dekat layar pergerakan saham pada salah satu perusahaan sekuritas di Jakarta, Senin (16/10/2023). Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Bisnis-27 ditutup menguat pada perdagangan Selasa (19/12/2023). Saham ADRO, AMRT, PGAS, hingga KLBF terpantau bertengger di zona hijau. 

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), indeks hasil kerja sama Bursa dengan Bisnis Indonesia ini ditutup menguat sebesar 0,38% atau 1,95 poin menuju level 589,29.

Dari total 27 konstituen yang masuk dalam Indeks Bisnis-27, sebanyak 18 saham parkir di zona hijau, sementara 5 saham menurun, dan 4 saham jalan di tempat alias stagnan.

Saham yang menguat antara lain saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk. (ADRO) yang meningkat 3,59% ke posisi Rp2.600 per saham, kemudian disusul PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT) yang menguat 3,30% menuju level Rp2.820.

Selain itu, ada saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk. (PGAS) yang naik 2,81% ke posisi Rp1.095 diikuti saham PT Kalbe Farma Tbk. (KLBF) menguat 2,79% ke Rp1.660 per saham, dan PT BFI Finance Indonesia Tbk. (BFIN) naik 2,70% ke Rp1.140.

Adapun saham yang melemah adalah PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) yang turun 1,50% ke level Rp1.640, lalu PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk. (INKP) melemah 1,25% menuju Rp7.925, dan saham PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (INTP) turun 1,08% ke Rp9.200.

Selanjutnya, saham PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) menurun 0,95% menuju Rp4.170 per lembar dan saham PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. (ICBP) turun 0,24% ke Rp10.575.

Di sisi lain, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup meningkat 0,96% menuju level 7.187,84. Sebanyak 304 saham bertengger di zona hijau, lalu 228 saham menurun, dan 232 saham stagnan. Total market cap tercatat Rp11.579,48 triliun.

Sebelumnya, Head of Research Phintraco Sekuritas Valdy Kurniawan mengatakan IHSG diperkirakan bakal terkonsolidasi di kisaran 7.100 seiring dengan sikap wait and see pelaku pasar jelang Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada 20-21 Desember 2023. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper