Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Berpeluang Menguat di Awal Pekan, Cermati Saham BBRI, ERAA, GJTL & TLKM

MNC Sekuritas memprediksi IHSG hari ini berpeluang menguat pada kisaran support 7.041 7,011 dan resistance di level 7.219 7.252.
Karyawati beraktivitas di dekat layar pergerakan saham pada salah satu perusahaan sekuritas di Jakarta, Senin (16/10/2023). Bisnis/Arief Hermawan P
Karyawati beraktivitas di dekat layar pergerakan saham pada salah satu perusahaan sekuritas di Jakarta, Senin (16/10/2023). Bisnis/Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan penguatannya pada perdagangan awal pekan ini, Senin (18/12/2023). Investor disarankan untuk mencermati saham BBRI, ERAA, GJTL dan TLKM pada hari ini.

Tim analis MNC Sekuritas mengatakan IHSG ditutup menguat 0,2% ke 7,190 dan masih didominasi oleh volume pembelian pada erdagangan pekan lalu (15/12). Penguatan IHSG pun sanggup untuk menembus area resistance di 7,201.

"Pergerakan IHSG saat ini sedang berada di wave (v) dari wave [i]. Hal tersebut berarti, IHSG berpeluang untuk melanjutkan penguatannya ke rentang area 7.237-7.262," kata analis MNC Sekuritas dalam riset hariannya.

Dengan demikian, IHSG hari ini diprediksi bergerak pada kisaran support 7.041 7,011 dan resistance di level 7.219 7.252.

Berikut saham-saham pilihan MNC Sekuritas untuk perdagangan hari ini:

BBRI - Buy on Weakness

BBRI terkoreksi ke 5,550 disertai dengan tingginya volume penjualan. Kami perkirakan, saat ini posisi BBRI sedang berada di awal wave (ii) dari wave [iii], sehingga pergerakan BBRI akan rawan terkoreksi dahulu dan dapat dimanfaatkan untuk BoW.

  • Buy on Weakness: 5,400-5,525
  • Target Price: 5,650, 5,750
  • Stoploss: below 5,275

ERAA - Buy on Weakness

ERAA terkoreksi 0,6% ke 354 disertai dengan munculnya volume penjualan dan belum mampu untuk menembus MA20. Selama ERAA masih mampu berada di atas 332 sebagai stoplossnya, maka posisi ERAA saat ini diperkirakan sedang berada di awal wave 3 dari wave (1).

  • Buy on Weakness: 342-350
  • Target Price: 370, 394
  • Stoploss: below 332

GJTL - Spec Buy

GJTL terkoreksi ke 990 dan disertai dengan munculnya volume penjualan. Kami perkirakan, posisi GJTL saat ini sedang berada pada bagian awal dari wave (2) dari wave [C], sehingga GJTL masih berpeluang untuk berbalik menguat.

  • Spec Buy: 965-990
  • Target Price: 1,060, 1,095
  • Stoploss: below 920

TLKM - Buy on Weakness

TLKM menguat 1% ke 3,980 disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian, namun penguatan TLKM masih tertahan oleh resistancenya. Worst case skenario, apabila TLKM belum mampu menembus resistance-nya maka pergerakan TLKM akan rawan terkoreksi untuk membentuk wave [iv] pada label hitam.

  • Buy on Weakness: 3,730-3,860
  • Target Price: 4,090, 4,190
  • Stoploss: below 3,700

__________

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Ibad Durrohman
Editor : Ibad Durrohman
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper