Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Sinergi SIG (SMGR) dan Pertamina Lubricants di Bisnis Pelumas Industri

Pertamina Lubricants memformulasikan oli yang sesuai dengan spesifikasi dan kerja mesin di unit-unit operasional Semen Indoensia (SMGR) atau SIG.
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) mengumumkan adanya perubahan susunan Komisaris dan Direksi melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) mengumumkan adanya perubahan susunan Komisaris dan Direksi melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST).

Bisnis.com, JAKARTA – PT Pertamina Lubricants akan memenuhi kebutuhan pelumas di seluruh kegiatan operasional PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) atau SIG. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara dua perusahaan. 

Direktur Sales and Marketing Pertamina Lubricants (PTPL) Sari Istiani Rachmi mengatakan kerja sama tersebut akan menjadi langkah penting dalam mendorong riset dan inovasi di industri pelumas yang diprediksi mengalami pertumbuhan sebesar 3% setiap tahunnya. 

Dalam hal ini, PTPL tidak hanya memformulasikan oli yang sesuai dengan spesifikasi dan kerja mesin di unit-unit operasional SIG Group, melainkan juga memenuhi standar global. 

“Kami memahami pentingnya riset agar dapat memformulasikan pelumas sesuai dengan spesifikasi dan kerja mesin, khususnya mesin dengan teknologi terkini,” kata Sari dalam siaran pers dikutip Minggu (19/11/2023).

Di sisi lain, kolaborasi tersebut juga berpeluang membuka bentuk kerja sama lanjutan, antara lain riset bersama, pengembangan pelumas dan gemuk, dan pengujian komprehensif di fasilitas Lubricants Technology Center (LTC) milik Pertamina Lubricants. 

LTC merupakan pusat riset dan inovasi pelumas pertama di Indonesia yang dilengkapi fasilitas modern dan sumber daya manusia profesional dengan lebih dari 200 parameter uji. 

Direktur Operasi SIG Reni Wulandari menyampaikan kerja sama kedua perusahaan juga mencerminkan komitmen perseroan untuk meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada seluruh kegiatan operasional. 

Selain itu, langkah tersebut juga dinilai sebagai bentuk keberpihakan terhadap industri dalam negeri sekaligus menyukseskan program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) yang dicanangkan oleh pemerintah. 

“Penggunaan produk dalam negeri merupakan inisiatif strategis yang tertuang dalam Sustainability Road Map SIG 2020-2030,” tutur Reni. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper