Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Eterindo Wahanatama (ETWA) Rancang Ulang Strategi Bisnis Biodiesel

Eterindo Wahanatama (ETWA) berkomitmen untuk memenuhi permintaan yang semakin meningkat akan biodiesel bersih dan berkelanjutan.
Kebun sawit./ Joshua Paul - Bloomberg
Kebun sawit./ Joshua Paul - Bloomberg

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten sawit dan industri biodiesel PT Eterindo Wahanatama Tbk. (ETWA) tengah berupaya merombak bisnisnya secara menyeluruh sebagai strategi memperbaiki kinerja keuangan.

Direktur Eterindo Wahanatama Edward Hardiyanto menjelaskan perusahaan akan mengintegrasikan praktik bisnis yang berkelanjutan dalam berbagai aspek operasional perseroan, seperti produksi, rantai pasokan, keuangan, sumber daya manusia, dan pemasaran.

“Dengan fokus pada biodiesel hijau dan proses produksi yang ramah lingkungan, ETWA berkomitmen untuk memenuhi permintaan yang semakin meningkat akan biodiesel bersih dan berkelanjutan,” kata Edward, Kamis (2/11/2023).

ETWA, lanjut Edward, berupaya meminimalkan dampak produksi biodisel terhadap lingkungan, yang diharapkan memberikan kontribusi pada transisi Indonesia menuju zero net karbon.

Seperti diketahui, ETWA merupakan salah satu pemain lama di industri sawit yang listing di Bursa sejak 16 Mei 1997. Perusahaan memiliki wilayah operasional di Kalimantan Barat, dilengkapi dengan usaha manufaktur dan penjualan biodiesel yang berlokasi di Gresik, Jawa Timur.

Setelah pandemi global, kata Edward, ETWA telah memulai perjalanan besar dalam merubah bisnisnya. ETWA sedang berusaha menghadapi banyak tantangan. Saat ini, perusahaan ini melancarkan sejumlah strategi untuk memastikan daya saingnya dengan merombak model bisnisnya secara menyeluruh.

Di tengah perubahan di industri kelapa sawit yang lebih fokus pada meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan diversifikasi produk, ETWA mencoba beradaptasi dengan perubahan tersebut.

“Perubahan ini menekankan perlunya merancang ulang strategi agar bisa menghadapi tantangan dan peluang saat ini,” kata Edward.

Sebelumnya pada 2016, terjadi perubahan kepemilikan dan pengendalian atas ETWA melalui dilusi saham yang mengakibatkan berubahnya kendali mayoritas atas perusahaan tersebut dari keluarga Sridjaja.

Menurut Edward, momen penting ini menandai awal era baru bagi perusahaan, dengan mayoritas kepemilikan kini dipegang oleh Mordred Capital Investment, sebuah grup ekuitas swasta berbasis Amerika Serikat yang terkemuka. Dalam struktur kepemilikan baru ini, ETWA memulai perjalanan transformasional, merancang arah pertumbuhan dan keberlanjutan masa depan perseroan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Farid Firdaus
Editor : Farid Firdaus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper