Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Anjlok Terus, BEI Kembali Suspensi Saham Widiant Jaya (WIDI)

BEI menghentikan sementara atau suspensi atas perdagangan saham PT Widiant Jaya Krenindo Tbk. (WIDI) pada Senin (16/10/2023).
BEI menghentikan sementara atau suspensi atas perdagangan saham PT Widiant Jaya Krenindo Tbk. (WIDI) pada Senin (16/10/2023). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
BEI menghentikan sementara atau suspensi atas perdagangan saham PT Widiant Jaya Krenindo Tbk. (WIDI) pada Senin (16/10/2023). Bisnis/Eusebio Chrysnamurti

Bisnis.com, JAKARTA — Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara atau suspensi atas perdagangan saham  PT Widiant Jaya Krenindo Tbk. (WIDI) mulai perdagangan sesi I, Senin (16/10/2023).

Mengutip keterbukaan informasi pada laman BEI, penghentian sementara perdagangan WIDI dilakukan setelah otoritas Bursa menemukan adanya penurunan harga kumulatif yang signifikan pada saham emiten penyewaan alat berat tersebut.

“Sebagai bentuk perlindungan bagi investor, PT Bursa Efek Indonesia memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham di pasar reguler dan pasar tunai mulai sesi I perdagangan 16 Oktober 2023 sampai dengan pengumuman Bursa lebih lanjut,”  tulis informasi tersebut dikutip Senin (16/10/2023).

Selain itu, BEI juga memandang perlu adanya pengehentian sementara untuk perdagangan waran seri I WIDI seiring dengan menurun signifikannya harga saham perseroan.

Sebelumnya, Bursa sempat membekukan perdagangan saham WIDI sejak 9 Oktober 2023 dan membukanya kembali pada 10 Oktober 2023. Pengehentian sementara itu juga dilakukan lantaran saham WIDI mengalami penurunan harga kumulatif yang signifikan.

Terus menurunnya harga saham WIDI pada akhirnya mengharuskan emiten penyewaan alat berat itu masuk ke dalam jajaran top losers sepekan periode 9-13 Oktober 2023. Sepanjang perdagangan pekan lalu, saham WIDI melemah 31,82% menuju ke level Rp45 per lembar saham.

Sebagaimana diketahui, PT Widiant Jaya Krenindo Tbk. (WIDI) resmi mencatatkan saham perdananya di papan perdagangan BEI pada 10 Juli 2023. Saham WIDI sempat mencapai auto rejection atas (ARA) 10% sesuai aturan papan akselerasi saat perdagangan perdananya tersebut.

Saham WIDI dibuka menguat menuju level Rp110 per lembar saham atau naik 10% dari harga IPO-nya. Adapun, dalam pelaksanaan IPO, WIDI menawarkan sebanyak-banyak 400.000.000 saham baru atau 25% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan dengan nilai nominal Rp5 per saham.

Dengan harga pelaksanaan sebesar Rp100 per saham, WIDI telah mengantongi dana segar IPO sebesar Rp40.000.000.000. Sekitar 58,36% dana hasil IPO akan digunakan untuk pembelian alat berat dari pihak ketiga dalam rangka menambah kapasitas dan diversifikasi bisnis penyewaan alat berat WIDI.

Sementara sisa dana IPO akan digunakan untuk pembiayaan kebutuhan operasional sehari-hari, antara lain tetapi tidak terbatas untuk pembayaran gaji karyawan, tunjangan karyawan, serta untuk modal kerja berupa gaji operator, biaya pemeliharaan alat berat, biaya overhaul terhadap komponen di dalam mesin alat berat, biaya overtime, biaya mobilisasi-demobilisasi alat berat atau crane, biaya transportasi, dan lain-lain.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Ibad Durrohman
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper