Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Saham Emiten Aguan (PANI) Melesat 335 Persen, Tersengat Kabar Rights Issue dan Akuisisi?

Emiten properti milik Sugianto Kusuma alias Aguan, yakni PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) melesat hingga 335 persen jelang aksi right issue dan akuisisi.
Emiten properti milik Sugianto Kusuma alias Aguan, yakni PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) melesat hingga 335 persen jelang aksi right issue dan rencana akuisisi 7 perusahaan.
Emiten properti milik Sugianto Kusuma alias Aguan, yakni PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) melesat hingga 335 persen jelang aksi right issue dan rencana akuisisi 7 perusahaan.

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten properti yang dinakhodai Sugianto Kusuma alias Aguan, yakni PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk. (PANI) mencatatkan pelonjakan harga saham hingga 335 persen jelang aksi right issue. Aksi korporasi ini untuk memuluskan rencana akuisisi 7 perusahaan bernilai Rp9,4 triliun.

Berdasarkan data RTI Business, pada perdagangan Kamis (14/9/2023) hingga pukul 10.56 WIB, saham PANI melonjak 10,37 persen menyentuh level Rp4.180 per lembar. Adapun harga ini mencerminkan kenaikan sebesar 335,79 persen secara year-to-date (YtD).

Emiten properti kongsi Grup Agung Sedayu dan Grup Salim ini berencana mengakuisisi 7 perusahaan dengan total nilai Rp9,4 triliun. Untuk memuluskan langkah itu, perseroan akan meminta persetujuan rights issue melalui RUPSLB yang digelar Jumat (15/9/2023).

PANI akan menerbitkan 8 miliar saham baru dengan nominal Rp100 per saham. PT Multi Artha Pratama sebagai pemegang saham utama perseroan disebut akan melaksanakan seluruh haknya dalam aksi penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) II sebanyak-banyaknya 7,04 miliar HMETD yang disetor dalam bentuk uang.

Manajemen PANI menjelaskan rencana rights issue diharapkan dapat berdampak positif bagi pengembangan bisnis PANI, yakni memperkuat struktur permodalan, meningkatkan aset, dan mendukung pertumbuhan pendapatan PANI ke depan.

Adapun tujuh perusahaan yang akan diakuisisi PANI adalah PT Bumindo Mekar Wibawa, PT Cahaya Inti Sentosa, PT Jaya Indah Sentosa, PT Kemilau Karya Utama, PT Karunia Utama Selaras, PT Sumber Cipta Utama, dan PT Sharindo Matratama.

Manajemen perseroan menyampaikan bahwa langkah tersebut bertujuan memperluas skala proyek perseroan di PIK 2. Oleh karena itu, perusahaan  akan melakukan penyertaan atas saham baru yang dikeluarkan oleh ketujuh perusahaan tersebut.

“Seluruh perusahaan target merupakan perusahaan yang bergerak di bidang real estat dan memiliki sejumlah lahan di PIK 2,” tulis penjelasan manajemen PANI.

Sebagai informasi, PIK 2 merupakan kota mandiri berkonsep smart city yang dikembangkan oleh Agung Sedayu Grup dan Grup Salim. Kota ini terbentang pada lahan seluas lebih dari 6.000 hektar di bagian barat hingga utara Jakarta.

Sampai dengan akhir Juni 2023, PANI mencetak pendapatan Rp1,24 triliun atau naik 25,5 kali lipat dari tahun sebelumnya sebesar Rp46,73 miliar. Hal ini didorong oleh penjualan properti yang saat ini menjadi lini bisnis utama perseroan.

Manajemen menjelaskan sejak 2022, PANI bertransformasi menjadi pengembang properti yang fokus di Pantai Indah Kapuk 2, dengan orientasi segmen pasar menengah dan menengah ke atas.

Dengan hasil pendapatan tersebut, PANI mengantongi laba sebesar sebelum pajak penghasilan sebesar Rp563,07 miliar, dengan laba yang diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp211,06 miliar sepanjang semester I/2023.

Laba yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk ini meningkat hingga 22.084 persen dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp960,9 juta, sebelum PANI berganti bisnis dan pemilik.

____

Disclaimer: berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper