Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Grup DOID Raih Pembiayaan Sindikasi dari Bank Muamalat Rp768,5 Miliar

Bank Muamalat Indonesia berpartisipasi senilai US$50 juta atau Rp768,50 miliar (asumsi kurs Rp15.370) dalam kredit sindikasi Delta Dunia Makmur (DOID).
Bank Muamalat Indonesia berpartisipasi senilai US$50 juta atau Rp768,50 miliar (asumsi kurs Rp15.370) dalam kredit sindikasi Delta Dunia Makmur (DOID). deltadunia.com
Bank Muamalat Indonesia berpartisipasi senilai US$50 juta atau Rp768,50 miliar (asumsi kurs Rp15.370) dalam kredit sindikasi Delta Dunia Makmur (DOID). deltadunia.com

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. berpartisipasi senilai US$50 juta atau Rp768,50 miliar (asumsi kurs Rp15.370) sekaligus berperan sebagai Mandated Lead Arranger (MLA), agen fasilitas, dan agen jaminan dalam fasilitas pembiayaan sindikasi syariah PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA).

BUMA, anak usaha dari PT Delta Dunia Makmur Tbk. (DOID)  atau Delta Dunia Group, mendapatkan total fasilitas pembiayaan sebesar US$60 juta atau setara Rp920 miliar. 

SEVP Enterprise Banking Bank Muamalat Irvan Y. Noor mengatakan pembiayaan yang akan berlangsung selama lima tahun hingga 2028, ini merupakan bagian dari komitmen bank pertama murni syariah di Tanah Air ini untuk berkontribusi dalam pembiayaan sindikasi syariah, khususnya dalam denominasi dolar AS. 

Selain itu, kerja sama ini juga dapat menjadi pintu masuk Bank Muamalat untuk memberikan layanan kepada karyawan BUMA, termasuk diantaranya pembiayaan multiguna.

“Partisipasi ini tentunya semakin memperkuat portofolio Bank Muamalat di segmen pembiayaan korporasi dan menunjukkan komitmen aktif kami dalam mendukung perusahaan nasional, khususnya di sektor energi. Di samping itu, kami optimistis kontribusi ini dapat meningkatkan kepercayaan pasar terhadap Bank Muamalat yang saat ini sedang dalam proses listing di Bursa Efek Indonesia,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (13/9/2023).

Penandatanganan perjanjian kerja sama ini dilakukan oleh Nanang Rizal Achyar, Direktur BUMA dan Irvan Y. Noor, SEVP Enterprise Banking Bank Muamalat; disaksikan oleh Indra Falatehan, Direktur Utama Bank Muamalat, Dian Andyasuri, Direktur Delta Dunia Group, dan Iwan Fuad Salim, Group Deputy Director Finance & Investor Relations Delta Dunia Group di South Quarter Tower, Cilandak Barat, Jakarta.

Pada kesempatan yang sama, Direktur BUMA Nanang Rizal Achyar mengatakan pendanaan ni bakal digunakan untuk mendukung aksi korporasi dan menunjang kegiatan operasional BUMA. 

"Pendanaan baru dengan pricing yang kompetitif ini sekaligus menjadi bukti kredibilitas BUMA sebagai perusahaan kontraktor pertambangan batubara terkemuka di Indonesia," ujarnya. 

Group Deputy Director Finance & Investor Relations Delta Dunia Group Iwan Fuad Salim menyatakan optimismenya terhadap aksi korporasi Bank Muamalat dan BUMA. 

Menurutnya, sebagai grup perusahaan yang memiliki komitmen pertumbuhan jangka panjang, pihaknya akan terus meningkatkan permodalan guna mendukung upaya perusahaan dalam menerapkan langkah-langkah strategis di seluruh wilayah operasional.

"Dengan bisnis perusahaan yang terus bertumbuh, kami optimistis dapat terus mendukung agenda pertumbuhan ekonomi pemerintah, sekaligus memberikan dampak positif di bidang sosial dan lingkungan secara luas, selaras dengan komitmen environmental, social, dan governance (ESG) perusahaan,” ujarnya.

Sementara itu, BUMA sebagai bagian dari Delta Dunia Group merupakan salah satu kontraktor pertambangan batubara terkemuka di Indonesia yang telah berhasil menjalankan strategi diversifikasi. Diversifikasi tersebut antara lain melalui aktivitas pertambangan metallurgical coal, terutama melalui ekspansi ke Australia dengan mengakuisisi  BUMA Australia pada Desember 2021. 

Pada kuartal I/2023, bisnis metallurgical coal dan infrastruktur Delta Dunia Group berhasil menyumbang 15 persen pendapatan grup. Didukung keberhasilan operasional di Indonesia dan Australia, strategi diversifikasi dan kinerja operasional perusahaan berhasil meningkatkan pendapatan sebesar US$409 juta atau setara Rp6,13 triliun atau meningkat 23 persen dibandingkan tahun sebelumnya. 

"Ini merupakan langkah besar bagi kami. Kami berharap kerja sama dengan Bank Muamalat akan membawa dampak positif dan berkelanjutan bagi kedua pihak di masa depan," tutup Nanang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Arlina Laras
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper