Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Investasi Asing di IDX High Dividend 20 Capai Rp10,84 Triliun, BBRI dan BBCA Paling Jumbo

Nilai investasi asing di IDX High Dividend 20 mencapai Rp10,84 triliun secara YtD. Emiten perbankan seperti BBRI, BBCA, dan BBNI memiliki nilai paling besar.
Pegawai mengamati layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (27/10/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha
Pegawai mengamati layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis (27/10/2022). Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA — Nilai investasi investor asing pada emiten IDX High Dividend 20 mencapai Rp10,84 triliun sepanjang tahun berjalan atau secara year-to-date (YtD). Emiten perbankan seperti BBRI, BBCA, dan BBNI menjadi emiten dengan nilai investasi asing tertinggi dalam indeks.

Berdasarkan data yang dihimpun Bisnis, net foreign buy di pasar reguler yang dicatatkan untuk para emiten IDX High Dividen 20 mencapai Rp10,48 triliun. Secara YtD, jumlah tersebut lebih rendah dari net foreign buy untuk IHSG sebesar Rp14,15 triliun.

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) mencatatkan net foreign buy paling besar dengan nilai Rp7,47 triliun. Disusul oleh PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) dengan nilai Rp3,07 triliun.

Saham perbankan lainnya, yakni PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) mencatatkan investasi hingga Rp2,21 triliun secara YtD. Selain, perbankan terdapat emiten pertambangan yakni PT Aneka Tambang Tbk. (ANTM) dengan investasi asing hingga Rp1,31 triliun.

Selanjutnya, PT Astra International Tbk. (ASII) mencatatkan nilai investasi asing sebesar Rp913,9 miliar, PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) sebesar Rp139,26 miliar, dan PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk. (MPMX) senilai Rp14,6 miliar.

Di sisi lain, emiten yang justru mencatatkan net foreign sell terbesar adalah PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) dengan nilai Rp1,93 triliun. Di belakangnya ada PT United Tractors Tbk. (UNTR) dengan nilai Rp848 miliar.

Beberapa emiten yang mencatatkan net foreign sell hingga tiga digit adalah PT Indo Tambangraya Megah Tbk. (ITMG) dengan nilai Rp431,03 miliar, PT Adaro Energy Tbk. (ADRO) sneilai Rp321,12 miliar, dan PT H. M. Sampoerna Tbk. (HMSP).

Emiten lainnya yang mencatatkan net foreign sell adalah PT Bukit Asam Tbk. (PTBA), PT Hexindo Adiperkasa Tbk. (HEXA), PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. (AMRT), dan PT Baramulti Suksessarana Tbk. (BSSR).

Berikutnya adalah PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA), PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. (BJBR), dan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk. (BJTM).

EMITEN

Net Foreign Buy/Sell YtD (Rp dalam miliar)

BBRI7.470
BBCA3.070
TLKM-41,32
BMRI-1.93
ADRO-321,12
ASII913,9
BBNI2.21
ANTM1.31
UNTR-848,26
ITMG-431,03
PTBA-216,43
INDF139,26
HMSP-206,09
MPMX14,6
HEXA-11,99
AMRT-38,09
BJBR-64,35
BJTM-59
BNGA-99,31
BSSR-13,22
TOTAL10.848

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper