Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

RUPO Waskita Beton (WSBP) Tolak Rencana Restrukturisasi Obligasi Rp2,17 Triliun

Para pemegang empat seri obligasi PT Waskita Beton Precast Tbk. (WSBP) senilai Rp2,17 triliun menolak rencana restrukturisasi yang diajukan WSBP.
Pabrik PT Waskita Beton Precast Tbk. (WSBP)/Dok.WSBP.
Pabrik PT Waskita Beton Precast Tbk. (WSBP)/Dok.WSBP.

Bisnis.com, JAKARTA — Para pemegang empat seri obligasi PT Waskita Beton Precast Tbk. (WSBP) senilai Rp2,17 triliun menolak rencana restrukturisasi yang diajukan WSBP dalam RUPO yang diselenggarakan 31 Mei lalu.

Berdasarkan hasil RUPO pada keterbukaan informasi laman Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Bank Mega Tbk. (MEGA) sebagai wali amanat mengumumkan para pemegang keempat seri obligasi WSBP menolak usulan restrukturisasi WSBP. 

Secara lebih rinci, obligasi WSBP I tahun 2022 senilai Rp70,66 miliar mewakili 70,66 miliar suara atau setara 87,50 persen dari jumlah obligasi yang masih belum dilunasi yang seluruhnya berjumlah Rp80,75 miliar. Pada penyelenggaraan RUPO sebanyak 5,73 miliar suara mewakili memutuskan untuk abstain, Rp63,31 miliar menyatakan tidak setuju dan sebanyak 1,61 miliar menyatakan setuju. 

Sehingga berdasarkan hasil kuorum, maka usulan restrukturisasi untuk obligasi WSBP tahun 2022 tidak disetujui. 

Sementara itu, untuk obligasi WSBP II tahun 2022 yang bernilai total Rp245,85 miliar, sebanyak Rp204,02 miliar belum dilunasi dan mewakili 204,02 miliar suara. Pada agenda RUPO sebanyak 10,66 miliar suara menyatakan abstain, sebanyak 191,38 menolak rencana restrukturisasi dan 1,96 miliar suara menyatakan setuju. 

Kemudian untuk obligasi berkelanjutan I WSBP tahap 1 2019 senilai total Rp457,61 miliar di mana sebanyak Rp379,36 miliar atau setara 82,90 persen belum dilunasi. Rincian hasil voting adalah sebanyak 34,32 miliar suara menyatakan abstain, sebanyak 323,07 miliar suara menyatakan tidak setuju dan sisanya sebanyak 21,96 miliar suara setuju atas usulan restrukturisasi. 

Terakhir, obligasi berkelanjutan WSBP tahap II 2019 yang bernilai total Rp1,39 triliun tetapi Rp1,12 triliun atau 80,74 persen masih belum dilunasi emiten. Pada voting RUPO, rincian keputusannya ialah sebanyak 153,33 miliar suara menyatakan abstain, sebanyak 20,43 miliar suara menyatakan setuju serta sebanyak 951,06 miliar menyatakan tidak setuju. 

Pada pemberitaan Bisnis sebelumnya, anak usaha PT Waskita Karya Tbk. (WSKT) ini memiliki utang obligasi WSBP dengan nilai Rp326,6 miliar merupakan 15 persen dari total nilai tercatat utang obligasi lama sebesar Rp2 triliun.  

Berdasarkan hasil Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU), utang obligasi lama tersebut ditambah accrued bunga sebesar Rp177,37 miliar yang direstrukturisasi menjadi utang obligasi jangka panjang dan sisanya sebesar Rp1,85 triliun sebagai utang obligasi jangka pendek. Selain utang obligasi, WSBP juga memiliki utang bank yang telah direstrukturisasi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Artha Adventy
Editor : Ibad Durrohman
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper