Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Emiten Aguan, Primaya Plastindo (PDPP) Siapkan Dividen

Emiten terafiliasi konglomerat Sugianto Kusuma atau Aguan, PT Primadaya Plastisindo Tbk. (PDPP) akan membagikan dividen tunai Rp6,73 miliar.
Emiten terafiliasi konglomerat Sugianto Kusuma atau Aguan, PT Primadaya Plastisindo Tbk. (PDPP) akan membagikan dividen tunai Rp6,73 miliar.
Emiten terafiliasi konglomerat Sugianto Kusuma atau Aguan, PT Primadaya Plastisindo Tbk. (PDPP) akan membagikan dividen tunai Rp6,73 miliar.

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten terafiliasi konglomerat Sugianto Kusuma atau Aguan, PT Primadaya Plastisindo Tbk. (PDPP) akan membagikan dividen tunai Rp6,73 miliar kepada pemegang saham.

Perusahaan yang bergerak di bidang produksi jenis kemasan plastik dan tisu steril, itu akan membagikan dividen tunai sebesar Rp6,73 miliar atas 2,5 miliar saham. Masing-masing pemegang saham akan menerima Rp2,69 per saham sebagaimana keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, Rabu (7/6/2023).

Adapun, susunan pemegang saham PDPP ialah Tirto Angesty 40 persen, Lim Kim Guan 16 persen, Tsai Meng Chun 16 persen, Chan Yu Lin 8 persen, Sugianto Kusuma atau Aguan 5 persen, dan masyarakat 15 persen.

Direktur Utama Primadaya Plastisindo Kennie Angesty mengatakan di tengah dinamika perekonomian yang ada, daya beli masyarakat masih cenderung positif. Industri plastik masih sangat dibutuhkan oleh masyarakat, dan kebergantungan terhadap pemakaian wadah kemasan plastik masih belum dapat dihindari. 

“Perseroan mampu merespons tantangan yang ada melalui kinerja yang positif. Hal ini dibuktikan dengan hasil yang menggembirakan di tahun 2022 ditandai dengan salah satu keberhasilan PDPP melakukan pencatatan perdana saham pada Bursa Efek Indonesia pada November lalu,” katanya dalam RUPST 2023 PDPP, mengutip siaran persnya.

Kennie mengemukakan selain mampu mencapai milestone baru, Primadaya Plastindo juga berhasil menorehkan kinerja yang baik dengan perolehan penjualan naik 6 persen menjadi Rp339,19 miliar dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp318,99 miliar. 

Dari sisi laba bersih PDPP tahun lalu naik sebesar 70 persen menjadi Rp20,59 miliar dibandingkan tahun sebelumnya yakni Rp12,085 miliar. Sementara itu, total aset juga naik 51 persen menjadi sebesar Rp453,70 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

"Hal itu disebabkan karena adanya peningkatan pada kas dan setara kas, karena aktivitas operasi yang semakin baik dan adanya aktivitas peningkatan pendanaan, seperti kenaikan modal saham dan modal disetor," imbuhnya.

Selain itu, perseroan juga melakukan pembelian tanah dan bangunan pada lokasi cabang di Tangerang, dan melakukan penyelesaian bangunan pabrik pada cabang di Binjai. Untuk memenuhi permintaan produksi yang semakin besar, PDPP juga melakukan pembelian mesin dan peralatannya.

Pada RUPST 2023, lanjut Kennie, juga mengesahkan Lim Kim Guan sebagai anggota Direksi PDPP, dengan masa jabatan mengikuti masa jabatan anggota Direksi dan Dewan Komisaris lainnya.

JAJARAN DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI PDPP 2023

Direktur Utama : Kennie Angesty
Direktur : Chan Yu Lin
Direktur : Lim Kim Guan
Komisaris Utama : Tirto Angesty
Komisaris Independen : Musa Chandra

Sekilas profil Lim Kim Guan, lahir di Kedah pada 30 Juli 1971. Lim Kim Guan merupakan salah satu pemegang saham perseroan sebesar 16 persen dari total keseluruhan, dan memiliki pengalaman hampir 30 tahun dalam bidang industri plastik. 

Lim Kim Guan memulai karir sejak tahun 1991 di salah satu perusahaan plastik di Singapura sebagai quality control, kemudian menghabiskan kurang lebih 7 tahun di Malaysia, sebelum akhirnya pada 2002 memutuskan untuk memulai karir di Indonesia.

“Kami meyakini dengan hadirnya direksi yang baru akan memberikan warna pada PDPP untuk ke depan menjajaki pertumbuhan kinerja yang terus berkesinambungan,” ujar Kennie. 

Sementara itu, sejak berdiri pada 2005 lalu, perseroan telah memulai kegiatan usaha di di Cileungsi - Bogor, dengan memproduksi beberapa jenis kemasan plastik dan tissue steril. Saat ini, PDPP juga telah memiliki cabang usaha yakni pabrik di Bandar Lampung, Binjai, Tangerang dan Sukabumi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Hafiyyan
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper