Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Bukalapak (BUKA) Bantah Kabar Akuisisi Startup Pergudangan Crewdible

Manajemen PT Bukalapak.com Tbk. (BUKA) membantah kabar soal akuisisi startup pergudangan Crewdible.
Warga menggunakan aplikasi Bukalapak di Jakarta, Selasa (18/1/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani
Warga menggunakan aplikasi Bukalapak di Jakarta, Selasa (18/1/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten teknologi PT Bukalapak.com Tbk. (BUKA) membantah kabar yang menyebutkan pihaknya mengakuisisi startup pergudangan Crewdible.

AVP of Media & Communication Bukalapak Fairuza Ahmad Iqbal menuturkan kabar yang menyebutkan akuisisi tersebut tidak benar.

"Soal berita akuisisi ini, saya mau menjawab bahwa kabar tersebut tidak benar," kata Fairuza dikonfirmasi, Rabu (12/4/2023).

Sebelumnya, emiten berkode saham BUKA ini diketahui memberikan pendanaan Seri A kepada Crewdible. Crewdible berkomitmen menyediakan jasa bisnis online terpadu bagi para pemilik bisnis online dan UMKM.

Crewdible memberdayakan gudang atau ruko kosong untuk dijadikan mitra gudang.

Berawal dari micro warehouse model pada 2016, Crewdible mengukuhkan diri sebagai perusahaan startup pada 2017 yang bergerak di bidang online fulfillment service dengan mengedepankan sistem crowdsourcing.

Selain BUKA, Crewdible pada 2018 diketahui mendapatkan suntikan perdana dari angel investor. Kemudian pada 2019, Crewdible mendapatkan pendanaan baru dari GFC Funding.

Crewdible juga mencatat saat pandemi melanda dunia di 2020, pihaknya berhasil melakukan hyperscale dengan growth yang eksponensial. Crewdible pun fokus membangun infrastruktur dan jaringan ke luar Jabodetabek dan Pulau Jawa, dengan onboarding lebih dari 100 warehouse baru.

Crewdible juga menjelaskan hingga saat ini telah berhasil mengamankan pendanaan seri A dari Bukalapak, 500, Ondine, dan Super Angel Investor.

Sebagai informasi, sepanjang 2022 BUKA tercatat gencar melakukan penambahan investasi, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Dalam laporan arus kasnya, BUKA membukukan penambahan investasi jangka pendek senilai Rp1,31 triliun, penambahan investasi pada entitas asosiasi Rp802,6 miliar, dan penambahan investasi jangka panjang Rp3,7 triliun.

Per 31 Desember 2022, nilai tercatat investasi BUKA pada akhir tahun adalah sebesar Rp776,18 miliar. BUKA menyebut melakukan investasi pada PT Allo Fresh Indonesia dengan kepemilikan 35 persen saham dan Crewdible Holding Pte. Ltd dengan kepemilikan 9,09 persen saham. 

BUKA menjelaskan, meskipun kelompok usaha memiliki kurang dari 20 persen saham Crewdible, kelompok usaha memiliki pengaruh signifikan dengan menjalankan hak kontraktualnya melalui penunjukan satu direktur pada dewan direksi entitas tersebut. BUKA juga memiliki kekuatan untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan keuangan dan operasi Crewdible. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper