Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

PT Merck Tbk (MERK) Catat Kinerja Positif, Laba Naik 25 Persen

Laba usaha MERK meningkat dari Rp192 miliar menjadi Rp239 miliar pada 2022, atau naik 25 persen.
Presiden Direktur PT Merck Tbk. (MERK) Evie Yulin dalam paparan publik, Rabu (25/5/2022).
Presiden Direktur PT Merck Tbk. (MERK) Evie Yulin dalam paparan publik, Rabu (25/5/2022).

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten farmasi PT Merck Tbk. (MERK) mencatatkan kinerja keuangan yang positif pada 2022. Pendapatan perusahaan meningkat 6 persen dari Rp1,06 triliun pada 2021 menjadi Rp1,12 triliun pada 2022.

Selain itu, laba usaha juga meningkat dari Rp192 miliar menjadi Rp239 miliar pada 2022, atau naik 25 persen.

Peningkatan kinerja keuangan MERK ini juga tercermin dari laba bersih yang berhasil dicapai pada 2022 sebesar Rp180 miliar, meningkat 37 persen dari tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp132 miliar.

Sementara itu, total penghasilan komprehensif pada tahun 2022 mencapai Rp181 miliar, meningkat 43 persen dari tahun sebelumnya sebesar Rp126 miliar.

Berdasakan laporan keuangan yang disampaikan akhir Maret lalu, bisnis obat resep (Biopharma) berhasil tumbuh sebesar 24 persen, melampaui target 2022 sebesar 17 persen, dan memberikan kontribusi sebesar 65 persen terhadap total pendapatan Perseroan.

Sementara itu bisnis obat bebas (OTC) yang diproduksi untuk P&G memberikan kontribusi sebesar 26 persen terhadap pendapatan Perseroan.

Produk-produk kardiometabolik berhasil tumbuh sebesar 18 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan mencatatkan pencapaian 14 persen di atas target.

Kelompok produk diabetes berhasil mencapai target penjualan dan tumbuh sebesar 7 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Area terapeutik kesuburan berhasil mencatatkan pencapaian 15 persen di atas target dan tumbuh sebesar 21 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Kelompok produk onkologi berhasil membukukan pencapaian 85 persen di atas target dan tumbuh secara signifikan dibandingkan tahun lalu sebesar 73 persen. Sedangkan kelompok produk Growth Hormone berhasil mencapai pencapaian 14 persen di atas target dengan pertumbuhan 40 persen dibandingkan tahun lalu.

Di sisi lain, total aset Merck pada 2022 tercatat mencapai Rp1.038 miliar, naik 1 persen dari tahun sebelumnya. Namun, liabilitas berhasil turun 18 persen dari tahun sebelumnya menjadi Rp280 miliar karena liabilitas jangka pendek lainnya lebih kecil dibandingkan tahun sebelumnya.

Ekuitas pada tahun 2022 juga meningkat 11 persen menjadi Rp757 miliar disebabkan oleh meningkatnya saldo laba. Rasio liabilitas terhadap total aset tahun 2022 tercatat sebesar 0,27, relatif stabil dibandingkan tahun 2021 yaitu 0,33. Tidak ada perubahan di dalam kemampuan Perseroan untuk membayar kewajibannya tepat waktu.

Selain itu, rasio laba terhadap aset (ROA) MERK tercatat meningkat 17,33 persen dari 12,83 persen di tahun 2021 dan rasio laba terhadap ekuitas (ROE) naik menjadi 23,75 persen di tahun 2022 dibandingkan dengan 19,25 persen di tahun 2021.

“Kenaikan kedua rasio tersebut disebabkan oleh peningkatan laba bersih yang signifikan di tahun 2022 dibandingkan dengan tahun 2021,” ungkap manajemen dalam data paparan publik yang dikutip Senin (3/4/2023).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper