Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Konversi Utang, Waskita Beton (WSBP) Siapkan Private Placement

Rencana private placement tersebut akan dibahas pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) WSBP pada 7 Juni mendatang.
Pabrik PT Waskita Beton Precast Tbk. (WSBP)/Dok.WSBP.
Pabrik PT Waskita Beton Precast Tbk. (WSBP)/Dok.WSBP.

Bisnis.com, JAKARTA – PT Waskita Beton Precast Tbk. (WSBP) merencakan aksi konversi utang 261 vendor melalui penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement pada kuartal II/2023. 

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko WSBP Asep Mudzakir mengatakan konversi tahun ini akan menyasar pada 261 vendor dengan total utang Rp1,52 triliun menjadi ekuitas. 

“Paling cepat triwulan kedua, paling lambat triwulan ketiga,” kata Asep di Jakarta, Senin (27/3/2023).

Berdasarkan kesepakatan homologasi, skema konversi ini dilakukan pada tahun pertama sejak homologasi inkrah pada 20 September 2022.

Berdasarkan skema homologasi juga porsi kepemilikan pemegang saham pengendali PT Waskita Karya Tbk. (WSKT) akan mengalami delusi menjadi 28 persen hingga 33 persen. Sementara dalam kurun waktu 10 tahun saham WSKT akan delusi hingga 16 persen hingga 20 persen. 

Skema tahun pertama dikhususkan untuk konversi utang ke ekuitas bagi vendor, sementara bagi pemegang obligasi dan kreditur finansial lain akan dilakukan dalam tahun ke 10. 

Meski demikian, sesuai dengan amanat kreditur, WSKT akan mendapatkan hak-hak istimewa untuk memastikan status sebagai pemegang saham pengendali WSBP walaupun hanya memiliki 16 persen saham. 

Rencana private placement tersebut akan dibahas pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada 7 Juni mendatang. Jika sesuai dengan rencana maka private placement akan dilakukan pada akhir kuartal II/2023. 

WSBP baru saja mengumumkan telah menyelesaikan kewajiban pembayaran tahap pertama kepada seluruh kreditur pada Senin, (27/3/2023). 

Director of Finance & Risk Management Asep Mudzakir mengatakan tepat 6 bulan paska homologasi WSBP telah dinyatakan berkekuatan hukum tetap oleh pengadilan pada tanggal 20 September 2022, Waskita Beton Precast menyelesaikan kewajiban pembayaran tahap pertama kepada seluruh kreditur.

“Sesuai ketentuan, WSBP telah melaksanakan pembayaran melalui Kas pembayaran utang atau CFADS (Cash Flow Available For Debt Service) pertama sebesar Rp75,4 miliar,” kata Asep.

Adapun pembayaran yang dilaksanakan yaitu pembayaran tahap pertama kepada seluruh vendor dengan total Rp34,5 miliar dengan rincian pembayaran kepada perbankan untuk porsi bunga 2 persen per anum sebesar Rp37,6 miliar, dan pembayaran bunga 2 per anum kepada pemegang obligasi dengan total Rp3,26 miliar. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Artha Adventy
Editor : Kahfi
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper