Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Incar 6.732 Besok, Rekomendasi Saham TLKM-SMGR

IHSG berpeluang menguat pada akhir pekan setelah The Fed mengerek suku bunga lanjutan.
IHSG berpeluang menguat pada akhir pekan setelah The Fed mengerek suku bunga lanjutan. Bisnis/Suselo Jati
IHSG berpeluang menguat pada akhir pekan setelah The Fed mengerek suku bunga lanjutan. Bisnis/Suselo Jati

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi menguat pada perdagangan akhir pekan, Jumat (24/3/2023), setelah The Fed mengerek suku bunga lanjutan.

CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya menyampaikan perdagangan saham pekan ini pendek dan menjadi awal ibadah puasa. Kenaikan IHSG pada perdagangan terakhir, Selasa (21/3/2023) lebih bersifat teknikal rebound.

"Kenaikan IHSG terlihat masih bersifat teknikal rebound, kenaikan masih mungkin dapat terjadi mengingat IHSG terlihat cukup kuat menjaga support level terdekatnya," paparnya dalam publikasi riset, Kamis (23/3/3023).

Namun, jika terjadi koreksi minor maka momentum masih dapat dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan akumulasi pembelian mengingat minat investor yang terlihat dari data capital inflow sepanjang 2023 masih cukup tinggi. Net buy investor asing mencapai Rp3,44 triliun sepanjang tahun berjalan.

Menurut William, potensi kenaikan dalam pola gerak IHSG secara jangka panjang masih cukup besar. Besok IHSG berpotensi bergerak dalam rentang 6.598 - 6.732 dengan rekomendasi saham pilihan BBNI, AKRA, ITMG, TLKM, BMRI, AALI, SMGR, ICBP.

Sementara itu, Bursa Asia hari ini bervariasi setelah The Fed menaikkan suku bunga 25 basis poin atau sebesar 0,25 persen setelah menggelar pertemuan (FOMC) 21-22 Maret 2023 ke kisaran 4,75 persen-5 persen, atau level tertinggi sejak Oktober 2007.

Sebelumnya IHSG ditutup menguat ke level 6.691,61 pada perdagangan Selasa (21/3/2023). Saham jumbo seperti BBRI, BBCA, BMRI, GOTO, TLKM menopang laju IHSG.

Penguatan IHSG bertepatan dengan pengesahan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang No. 2/2022 tentang Cipta Kerja (Perppu Cipta Kerja) oleh DPR.
 
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, IHSG ditutup menguat 1,2 persen atau 79,12 poin ke level 6.691,61 pada Selasa kemarin. Sepanjang sesi, IHSG bergerak pada rentang 6.609,22 sampai 6.691,61.
 
Terdapat 332 saham menguat, 202 melemah, dan 175 stagnan. Kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp9.327,17triliun.

Dari total 11 indeks sektoral, adalah sektor infrastruktur atau IDX INFRA yang paling cuan pada hari ini dengan penguatan 1,48 persen atau 11,83 poin ke level 809,66. Mengikuti di bawahnya, terdapat indeks finansial atau IDX FINANCE dengan penguatan 1,41 persen atau 19,12 poin ke level 1.373,11.

Indeks sektoral yang mengalami penguatan tertinggi lainnya adalah IDX TECHNO, IDX TRANS, IDX PROPERT, dan IDX BASIC. Keempat indeks itu masing-masing menguat sebesar 1,19 persen, 1,19 persen, 0,86 persen, dan 0,83 persen.

Sementara itu, hanya ada satu sektor yang mengalami koreksi di tengah penguatan IHSG yakni sektor kesehatan atau IDX HEALTH. Sektor tersebut terkoreksi 0,08 persen ke level 1.545,67.

Kemudian, Berdasarkan data RTI terdapat saham PT Black Diamond Resources Tbk. (COAL) yang paling cuan hari ini dengan penguatan hingga 34,38 persen ke level 129, diikuti PT Widodo Makmur Perkasa Tbk. (WMPP) yang menguat 15,69 persen, PT Wijaya Cahaya Timber Tbk. (FWCT) yang menguat 13,64 persen ke level 760 dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk. (CUAN) yang menguat 13,43 persen ke level 760.

Sejumlah saham big cap terpantau laris diperdagangkan seperti BBRI yang naik 0,41 persen, BBCA 1,19 persen, BMRI 5 persen, GOTO 1,85 persen, dan TLKM 3,26 persen.
 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Hafiyyan
Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper