Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Gerai Transmart Berguguran, Bukalapak (BUKA) Kena Efek Domino?

Hypermarket milik Chairul Tanjung, Transmart tercatat berguguran. PT Bukalapak.com Tbk. (BUKA) kena efek domino?
Warga menggunakan aplikasi Bukalapak di Jakarta, Selasa (18/1/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani
Warga menggunakan aplikasi Bukalapak di Jakarta, Selasa (18/1/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA - Hypermarket milik Chairul Tanjung, Transmart tercatat berguguran sejak 2021 hingga 2023. Hal ini diperkirakan akan sedikit banyak berpengaruh pada ekosistem CT Corp, salah satunya PT Bukalapak.com Tbk. (BUKA).

Sebagaimana diketahui, BUKA memiliki kerja sama dengan Trans Retail Indonesia mendirikan AlloFresh. BUKA pun mengguyur AlloFresh dengan dana hingga Rp777,7 miliar untuk pengembangan startup ini.

Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus mengatakan penutupan gerai-gerai Transmart tersebut harus dilihat secara menyeluruh. Selama bisnis Transmart tersebut masih untung, tetapi mereka melakukan efisiensi, maka Transmart beradaptasi dengan situasi dan kondisi yang ada.

"Saat ini CT Corp juga sudah memunculkan AlloFresh bersama ekosistemnya, BUKA. Itu artinya apa? Mereka berusaha mengalihkan bisnisnya dari konvensional ke digital," kata Nico, dikutip Minggu (5/2/2023).

Meski demikian, kata dia, tentu harus diperhatikan langkah selanjutnya yang akan dilakukan oleh CT Corp, seperti ekosistem seperti apa yang akan dijual oleh CT Corp. Menurutnya, hal tersebut menjadi poin yang penting.

Penutupan gerai-gerai Transmart tersebut menurut Nico tidak bisa dikatakan akan berdampak langsung ke BUKA. Pasalnya, BUKA telah memiliki pangsa pasarnya sendiri di e-commerce.

"Ekosistem yang dibangun antara Transmart, AlloFresh, dan BUKA masih belum maksimal. Oleh sebab itu, penutupan Transmart ini bisa kami katakan masih terlalu dini berdampak terhadap kinerja BUKA," tuturnya.

Sebelumnya, Bisnis mencatat ada sekitar 39 gerai Transmart yang tutup secara permanen pada 2021-2023.

Vice President Corporate Communication Transmart, Satria Hamid, mengatakan jumlah Transmart yang masih beroperasi di seluruh Indonesia hingga saat ini mencapai 95 gerai.

“Ada sekitar 95 toko di seluruh Indonesia. Kita masih buka,” ucap Satria.

Dia mengatakan beberapa gerai yang tutup permanen di antaranya Transmart Mangga Dua Square, Transmart ITC Kuningan, Transmart ITC Permata Hijau, Transmart ITC Cempaka Mas, Transmart Mal Ambasador, Transmart Tamini Square, dan Transmart Keprimall Batam.

Menurutnya, penutupan gerai di sejumlah lokasi tersebut menjadi pilihan terakhir bagi pihak Transmart setelah mengerahkan berbagai upaya untuk kembali menarik minat konsumen ke pusat perbelanjaan milik Chairul Tanjung tersebut.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper