Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Ekspansi Jalan Tol, Grup Salim (META) Siapkan Dana Rp1,6 Triliun

Grup Salim PT Nusantara Infrastructure Tbk. (META) mengalokasikan belanja modal Rp1,6 triliun pada 2023, yang mayoritas untuk proyek jalan tol.
Grup Salim PT Nusantara Infrastructure Tbk. (META) mengalokasikan belanja modal Rp1,6 triliun pada 2023, yang mayoritas untuk proyek jalan tol. /Nusantara Infrastruktur
Grup Salim PT Nusantara Infrastructure Tbk. (META) mengalokasikan belanja modal Rp1,6 triliun pada 2023, yang mayoritas untuk proyek jalan tol. /Nusantara Infrastruktur

Bisnis.com, JAKARTA — Grup Salim, PT Nusantara Infrastructure Tbk. (META) menyiapkan dana Rp1,6 triliun sebagai anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) untuk 2023.

Head of Corporate Communication META Indah D. P. Pertiwi mengatakan dana Rp1,6 triliun tersebut akan digunakan untuk pembangunan jalan tol. Adapun, dalam pendanaannya, META akan menggunakan 70 persen dari pinjaman dan 30 persen dari ekuitas perseroan.

“META menganggarkan sekitar Rp1,6 Triliun untuk tahun 2023 ini dengan persentase 70 persen funding dan 30 persen equity, yang sebagian besar dialokasikan untuk pembangunan jalan tol,” ujar Indah kepada Bisnis, Kamis (12/1/2023).

Alokasi capex tersebut meningkat 6,66 persen dari tahun lalu. META menganggarkan Rp1,5 triliun untuk sektor usaha jalan tol pada 2022.

META menggelontorkan dana sekitar Rp552 miliar untuk pembangunan akses tol untuk Makassar New Port (MNP). Proyek ini dikerjakan oleh anak usaha META, yakni PT Bintaro Serpong Damai (BSD).

Selain itu, META juga dana Rp541 miliar untuk proyek mitigasi banjir dan pembangunan jalinan jalan (weaving area) pada ruas tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) 2 pada jalan tol Pondok Aren – Serpong. Pembangunan diperkirakan memakan waktu 14 bulan setelah dimulai pada Maret 2022.

META memproyeksikan to JORR dapat memberikan pendapatan hingga Rp2,2 triliun. Angka ini dengan asumsi tarif tol JORR berada di kisaran Rp19.000 sampai Rp20.000.

Selain itu, tol JORR Elevated (Cikunir-Ulujami) memiliki nilai investasi hingga Rp21,56 triliun. Ruas tol ini memiliki panjang hingga 21,5 kilometer

Beberapa proyek jalan tol yang sedang dalam proses tender adalah Bogor Serpong via Parung sepanjang 7,35 kilometer dengan nilai investasi Rp8,9 triliun, Akses Patimban sepanjang 37,05 kilometer dengan nilai investasi Rp8,48 triliun, Kalam-Teluknaga-Rajeg sepanjang 38,6 kilometer dengan nilai investasi Rp18,62 triliun.

Selanjutnya, Sentul Selatan-Karawang Barat sepanjang 61,5 km dengan nilai investasi Rp15,3 triliun, dan Jembatan Balikpapan-Penajam Paser Utara sepanjang 7,35 kilometer dengan nilai investasi Rp15,3 triliun.

META sedang membidik salah satu proyek sektor air di Indonesia Timur. Adapun proyek ini masih dalam proses. Sementara untuk sektor energi masih ada beberapa proyek dalam pengembangan.

META sedang membidik peluang untuk investasi di Ibu Kota Negara (IKN). Adapun META akan melihat kembali potensi proyek dan air di IKN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper