Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Harbolnas, Bukalapak (BUKA) Gaet Tambahan Pelanggan

PT Bukalapak.com Tbk. (BUKA) memanfaatkan momentum hari belanja online nasional (Harbolnas) untuk menambah pelanggan.
Warga menggunakan aplikasi Bukalapak di Jakarta, Selasa (18/1/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani
Warga menggunakan aplikasi Bukalapak di Jakarta, Selasa (18/1/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten loka pasar, PT Bukalapak.com Tbk. (BUKA) menjadikan kesempatan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 12.12 sebagai momentum menggaet pengguna tambahan.

VP of Marketplace Bukalapak.com Dessy Kadriyani menerangkan Harbolnas dijadikan kesempatan oleh para pengguna untuk mendapatkan barang-barang kebutuhan mereka dengan penawaran menarik.

Oleh sebab itu, BUKA terus berupaya untuk memberikan pelayanan dan pengalaman berbelanja yang terbaik bagi seluruh pengguna Bukalapak.

"Program Harbolnas merupakan program bulanan yang ditawarkan oleh Marketplace dengan berbagai macam keuntungan yang ditawarkan kepada para pengguna. Bagi kami, upaya yang akan selalu kami jalankan adalah menciptakan berbagai inisiatif dan program agar para pelaku UMKM bisa semakin memaksimalkan penjualan di platform kami," jelasnya kepada Bisnis, Rabu (14/12/2022).

Dia menegaskan momentum Harbolnas untuk menarik minat pengguna akan barang-barang kebutuhan mereka melalui berbagai penawaran menarik.

Lebih jauh, sesuai dengan laporan keuangan perusahaan pada kuartal ketiga tahun 2022, emiten bersandi BUKA ini terus menunjukan pertumbuhan yang positif. Total Processing Value (TPV) BUKA tumbuh sebesar 32 persen menjadi Rp41,3 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Margin kontribusi Marketplace Bukalapak terhadap TPV Marketplace meningkat dari 0,2 persen di kuartal III/2021 menjadi 0,5 persen di kuartal III/2022, sementara margin kontribusi Mitra terhadap TPV Mitra membaik dari negatif 0,4 persen per 9 bulan 2021 menjadi negatif 0,3 persen di kuartal III/2022.

Pendapatan Bukalapak pada kuartal III/2022 dilaporkan tumbuh sebesar 86 persen year on year (yoy) menjadi Rp898 miliar. Pendapatan selama Juli—September 2022 ini mengantarkan pendapatan selama periode sembilan bulan 2022 tumbuh 92 persen yoy menjadi Rp2,58 triliun.

Pendapatan mitra di kuartal III/2022 tumbuh 131 persen menjadi Rp477 miliar, sedangkan pendapatan mitra selama Januari—September meningkat 191 persen yoy menjadi Rp1,44 triliun.

Kontribusi Mitra Bukalapak terhadap pendapatan BUKA menunjukkan peningkatan dari 43 persen pada kuartal III/2021 menjadi 53 persen pada kuartal III/2022.

Naiknya pendapatan mitra tidak lepas dari pertumbuhan Total Processing Value (TPV) yang berlanjut. Selama kuartal III/2022, TPV tumbuh 32 persen yoy menjadi Rp41,3 triliun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sebanyak 74 persen TPV berasal dari luar daerah tier I.

Adapun TPV mitra pada periode ini bertambah sebesar 23 persen menjadi Rp19,7 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Pada Januari—September 2022, TPV tumbuh sebesar 37 persen menjadi Rp 54,7 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper