Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Jaya Ancol (PJAA) Kejar Pendapatan Rp1,1 Triliun pada 2023

PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. (PJAA) menargetkan pertumbuhan pendapatan menjadi Rp1,1 triliun pada tahun depan.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 02 Desember 2022  |  17:13 WIB
Jaya Ancol (PJAA) Kejar Pendapatan Rp1,1 Triliun pada 2023
Foto udara lintasan Sirkuit Jakarta International E-Prix Circuit (JIEC) yang telah diaspal di kawasan Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Rabu(13/4/2022). PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. (PJAA) menargetkan pertumbuhan pendapatan menjadi Rp1,1 triliun pada tahun depan. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk. (PJAA) mengincar pertumbuhan pendapatan menjadi Rp1,1 triliun pada 2023 seiring dengan pulihnya aktivtas masyarakat.

Direktur Utama PJAA Winarto mengatakan tahun depan Pembangunan Jaya Ancol memiliki strategi meningkatkan pendapatan dan profitabilitas perusahaan dengan melakukan kontrol yang ketat dan efektif serta efisien pada operational expenditure (opex) perseroan.

Adapun, alokasi capital expenditure (capex) pada 2023 adalah sekitar Rp251 miliar dan pendapatan pada 2023 ditargetkan menjadi Rp1,1 triliun.

"Angka tersebut mendekati pendapatan kita sebelum covid-19," jelasnya dalam paparan publik, Jumat (2/11/2022).

Setelah melalui tahun-tahun yang sulit degan mencatatkan kerugian akibat pandemi Covid-19, perusahaan pengelola Ancol dan Dufan tersebut berhasil bangkit dan berbalik laba sampai dengan kuartal III/2022.

Berdasarkan laporan keuangan, PJAA berhasil mencatatkan pendapatan sebesar Rp630,40 miliar sampai dengan kuartal III/2022, tumbuh 158 persen dari tahun sebelumnya senilai Rp244,21 miliar.

Dari peningkatan pendapatan tersebut, Ebitda PJAA berbalik dari rugi Rp30,94 miliar menjadi positif Rp246,84 miliar. Adapun, PJAA berhasil berbalik mencatat laba bersih sebesar Rp78,94 miliar, berbalik dari rugi Rp192,81 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

"Perusahaan berhasil meningkatkan kinerja perusahaan yang tercermin dari kenaikan jumlah pengunjung serta perbaikan pendapatan dan laba bersih yang membuat rasio keuangan perusahaan semakin baik," papar winarto.

Jumlah pengunjung Ancol sampai dengan September 2022 tercatat mencapai 5,29 juta orang atau naik 148 persen dari tahun lalu hanya 2,13 juta orang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kinerja Emiten ancol pembangunan jaya ancol PJAA
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top