Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Kinerja 9 Bulan GoTo Dekati Capaian Performa Sepanjang 2021

Total GTV kuartal III naik 33% mencapai Rp161 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan melampaui pedoman kinerja.
Media Digital
Media Digital - Bisnis.com 21 November 2022  |  16:59 WIB
Kinerja 9 Bulan GoTo Dekati Capaian Performa Sepanjang 2021
Seremoni pencatatan saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) di Bursa Efek Indonesia, Senin (11/4/2022). GoTo meraih dana Rp15,8 triliun dari IPO dan penjualan saham treasury. - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) mencatatkan kinerja keuangan di atas ekspektasi pada kuartal III-2022 dari periode yang sama tahun lalu, baik dari sisi pendapatan kotor maupun nilai transaksi bruto (gross transaction value/GTV).

Dalam laporan resminya, manajemen GOTO mengungkapkan total GTV kuartal III naik 33% mencapai Rp161 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu dan melampaui pedoman kinerja yang telah ditetapkan yakni antara Rp151 triliun hingga Rp156 triliun.

Pendapatan bruto Q3-2022 juga naik 30% dari periode yang sama tahun lalu mencapai Rp5,9 triliun, mencapai batas atas pedoman yang ditetapkan antara Rp5,7 triliun hingga Rp6,0 triliun.

Secara total, sepanjang 9 bulan tahun ini, GTV GoTo menembus Rp 451,47 triliun dari periode yang sama tahun tahun lalu Rp 324,94 triliu (proforma), naik 38,94%, sedangkan pendapatan kotor juga naik 42,01% menjadi Rp 16,63 triliun dari sebelumnya Rp 11,71 triliun (proforma).

Pendapatan bersih selama 9 bulan juga mampu melesat 134,41% menjadi Rp 7,97 triliun periode yang sama tahun lalu Rp 3,40 triliun.

Dengan demikian, pencapaian Q3 tahun ini mendekati catatan GTV dan pendapatan kotor di sepanjang tahun lalu. GTV perusahaan menembus Rp461,60 triliun di 2021, dan pendapatan bruto Rp 17 triliun di sepanjang 2021.

Andre Soelistyo, Direktur Utama Grup GoTo mengatakan perusahaan mencatatkan kinerja kuat di kuartal ketiga, sehingga mempercepat langkah perseroan menuju profit, seiring dengan pertumbuhan pendapatan dan berkurangnya rugi EBITDA yang disesuaikan.

“Margin kontribusi secara grup melampaui pedoman yang kami sampaikan kuartal sebelumnya, dengan margin kontribusi positif di segmen On-Demand Service tercapai pada September, jauh lebih cepat dibandingkan dengan target,” kata Andre, dalam keterangan resmi, Senin (21/11/2022).

Menurut Andre, pencapaian ini didorong oleh fokus perusahaan dalam memberikan produk terbaik kepada pelanggan loyal serta kedisiplinan perseroan dalam mengelola beban usaha secara efisien.

Sebagai contoh, perluasan layanan GoPay Coins secara langsung mendorong rasionalisasi beban promosi sekaligus memberikan apresiasi bagi konsumen yang terus menggunakan layanan GoTo.

“Perbaikan  margin usaha  sejalan dengan pertumbuhan pendapatan perseroan, yang menunjukkan resiliensi bisnis kami dan kekuatan perekonomian Indonesia. Capaian kinerja keuangan dan operasional pada kuartal ini menegaskan bahwa kami berada di jalur pertumbuhan yang tepat sebagai ekosistem digital terbesar di Indonesia,” kata Andre, dalam siaran persnya, Senin (21/11/2022).

Penurunan Kerugian

Selain mencetak rekor dari sisi pendapatan, GoTo juga berhasil mencatatkan pengurangan kerugian yang signifikan. Adapun margin kontribusi GoTo pada Q3-2022 lebih baik 43% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya dan 41% lebih baik dari kuartal sebelumnya, di atas pedoman perusahaan. Keduanya menunjukkan perusahaan berhasil menekan kerugian di atas target. 

Sebagai catatan, margin kontribusi adalah rasio nilai dari profitabilitas dari masing-masing produk yang ada di perusahaan GoTo sebelum dikurangi oleh biaya headquarter atau operational expenses.

Layanan pada segmen On-Demand, yang terdiri dari layanan transportasi, pesan antar makanan dan logistik,juga berhasil mencapai margin kontribusi positif pada September lalu jauh lebih cepat dibandingkan target. 

Sementara itu, rugi EBITDA yang disesuaikan sebesar Rp 3,7 triliun, turun 11% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dan 10% lebih kecil dibanding kuartal II-2022.

Jacky Lo, Direktur Keuangan Grup GoTo mengatakan kinerja perusahaan yang kokoh pada kuartal ketiga tahun 2022 membuktikan momentum pertumbuhan dan kekuatan model bisnis GoTo. 

Perseroan juga telah mengambil berbagai langkah untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mempercepat pencapaian target-target pertumbuhan dan profitabilitas. Hasilnya, GoTo  mencatatkan pertumbuhan secara konsisten. “Ketidakpastian kondisi makroekonomi global yang dipicu peningkatan inflasi, suku bunga, harga bahan bakar minyak, dan energi, mendorong perseroan untuk tetap menerapkan prinsip kehati-hatian, dengan fokus pada optimalisasi beban usaha,” jelasnya.

“Sepanjang kuartal ketiga kami telah mengurangi belanja insentif, menghapus belanja promosi untuk kelompok konsumen nonaktif, dan terus menurunkan belanja pemasaran serta terus mengoptimalkan pengurangan beban biaya, untuk mendukung fundamental perseroan.”

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Goto GoPay
Editor : Media Digital
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top