Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Ketemu Pejabat Afrika, Wijaya Karya (WIKA) Pamer Motor Listrik Gesits dan Proyek EBT

WIKA sebagai BUMN dengan bisnis inti pada sektor konstruksi telah menunjukan kemampuan mengembangkan berbagai produk berbasis energi baru terbarukan (EBT).
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 17 November 2022  |  19:59 WIB
Ketemu Pejabat Afrika, Wijaya Karya (WIKA) Pamer Motor Listrik Gesits dan Proyek EBT
Presiden Joko Widodo menjajal sepeda motor listrik yang diproduksi oleh PTGesitsTechnologies Indo (GTI), perusahaan dalam negeri, di lingkungan Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/11/2018). - BISNIS.COM
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten BUMN Karya, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) memamerkan sejumlah produk yang mendukung dekarbonisasi kepada sejumlah pejabat Benua Afrika dalam helatan G29.

Direktur Utama Agung Budi Waskito menyampaikan melalui WIKA Industri Manufaktur (WIMA) memproduksi sepeda motor listrik Gesits yang kini menjadi leader dengan porsi 26 persen di market share kendaraan listrik nasional dan telah diekspor ke berbagai negara di Asia, Pasifik, Timur Tengah dan Afrika.

Ini menunjukan kesiapan WIKA untuk ambil bagian dalam upaya dekarbonisasi melalui transisi energi dari fossil menuju energi baru terbarukan baik di Indonesia maupun Afrika.

"Dukungan Kemenkomarves, Kementerian Luar Negeri, dan Kementerian BUMN dalam kerangka kerjasama yang baik dan semangat yang sama untuk mewujudkan dekarbonisasi dalam momentum G20 akan menjadi energi yang positif bagi WIKA untuk bisa hadir menawarkan produk-produk Energi Baru Terbarukan bagi Afrika," ungkapnya dalam keterbukaan, Kamis (17/11/2022).

WIKA sebagai BUMN dengan bisnis inti pada sektor konstruksi telah menunjukan kemampuan mengembangkan berbagai produk berbasis energi baru terbarukan yang diterima dengan baik di pasar Indonesia dan mancanegara. Produk-produk Energi Baru Terbarukan tersebut diyakini sesuai dengan Afrika yang memiliki potensi solar resources yang begitu tinggi yang manfaatnya perlu untuk dioptimalkan.

"Produk solar water heater telah terpasang lebih dari 30ribu unit dimana sebagiannya juga telah diekspor ke mancanegara. WIKA juga ikut mengembangkan solar panel dengan total terpasang sebesar 20MWp, termasuk di antaranya Pembangkit Listrik Tenaga Surya 1,5 Mwp di Universitas Tanjung Pura yang menjadi Laboratorium PLTS terbesar di Indonesia, juga PLTS ITERA 1 Mwp di Lampung," ungkap Agung.

WIKA memperkenalkan produk-produk unggulannya yang berbasis energi baru terbarukan pada perhelatan Special Ministerial-CEO's Meeting: Emerging Economies Cooperation yang digelar di Bali, Kamis (17/11/2022).

Kegiatan tersebut melibatkan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan, Kepala Staff Presiden RI Moeldoko, Wakil Menteri BUMN 1 Pahala Mansury dengan sejumlah pejabat negara di Afrika diantaranya Menteri Perindustrian Kongo Julien Paluku Kahongya, Duta Besar Rwanda untuk Indonesia Jean de Dieu Uwihanganye, Duta Besar Republik Senegal untuk Indonesia Abdoulaye Barro dan Pradeep Maharaj, dari Kedutaan Besar Afrika Selatan.

Tema Energi Baru Terbarukan menjadi salah satu fokus WIKA pada acara ini sejalan dengan sambutan dari Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Bapak Luhut Binsar Panjaitan tentang komitmen Indonesia dalam mewujudkan dekarbonisasi lewat transisi energi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

wijaya karya ebt Sepeda Motor Listrik wika energi terbarukan
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top