Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Diperkirakan Lesu Jelang Rilis Ekonomi Kuartal III/2022, Simak Rekomendasi Saham Hari Ini

MNC Sekuritas memperkirakan IHSG dapat bergerak di kisaran level support di 6.847 dan 6,974, sementara level resistance di 7.128, 7.135.
MNC Sekuritas memperkirakan IHSG dapat bergerak di kisaran level support di 6.847 dan 6,974, sementara level resistance di 7.128, 7.135. Bisnis/Fanny Kusumawardhani
MNC Sekuritas memperkirakan IHSG dapat bergerak di kisaran level support di 6.847 dan 6,974, sementara level resistance di 7.128, 7.135. Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpotensi kembali terkoreksi pada perdagangan awal pekan ini, Senin (7/11/2022), setelah ditutup menguat 0,2 persen ke 7.045 pada perdagangan akhir pekan lalu (4/11/2022).

Tim Analis MNC Sekuritas menyebutkan pergerakan IHSG secara teknikal masih cenderung sideways dan masih berada pada rentang MA60 dan MA200.

Apabila IHSG belum mampu menguat kembali ke atas 7.128 sebagai resistance-nya, maka posisi IHSG diperkirakan sudah selesai membentuk wave (x) dari wave [y] dan akan membentuk awalan wave (y) dari wave [y].

“Hal tersebut berarti, penguatan IHSG hanya akan menguji rentang 7.050 kembali hingga 7.090, selanjutnya IHSG rawan terkoreksi menguji 6.890–6.940,” tulis Tim MNC Sekuritas dalam riset, Senin (7/11/2022).

Untuk hari ini, MNC Sekuritas memperkirakan IHSG dapat bergerak di kisaran level support di 6.847 dan 6,974, sementara level resistance di 7.128, 7.135.

Badan Pusat Statistik (BPS) akan mengumumkan data pertumbuhan ekonomi kuartal III/2022 pada hari ini, Senin (7/11/2022). Sejumlah ekonom memprediksi pertumbuhan ekonomi masih di atas 5 persen.

Adapun beberapa saham yang bisa dicermati untuk perdagangan hari ini adalah sebagai berikut:

AKRA - Buy on Weakness
AKRA ditutup terkoreksi 2,3% ke 1.515 pada perdagangan Jumat (4/11/2022). Selama AKRA belum mampu break 1,580 sebagai resistance-nya, maka posisi AKRA sedang berada di wave b dari wave (iii) dari wave [v]. Hal tersebut berarti, AKRA akan terkoreksi terlebih dahulu dan dapat digunakan untuk BoW.
Buy on Weakness: 1.435–1.490
Target Price: 1.590, 1.660
Stoploss: below 1.345

BRMS - Buy on Weakness
BRMS ditutup terkoreksi ke 173 pada perdagangan Jumat (4/11/2022) dan terjadi peningkatan volume jual. Diperkirakan, posisi BRMS sedang berada di akhir wave [ii] dari wave C dari wave (C), sehingga BRMS akan terkoreksi terlebih dahulu dan dapat digunakan untuk BoW.
Buy on Weakness: 154–163
Target Price: 185, 202
Stoploss: below 144

INCO - Buy on Weakness
INCO ditutup menguat 1,9 persen ke 6.750 pada perdagangan Jumat (4/11/2022) dan disertai peningkatan volume pembelian serta mampu menembus MA20. Posisi INCO diperkirakan sedang berada di awal wave (iii) dari wave [c] dari wave Y sehingga INCO berpeluang melanjutkan penguatannya terlebih bila mampu break resistance di 6.925.
Buy on Weakness: 6.575–6.700
Target Price: 6.950, 7.600
Stoploss: below 6.300

UNTR - Spec Buy
UNTR ditutup menguat 0,9 persen ke 31.275 pada perdagangan Jumat (4/11/2022). Selama tidak terkoreksi ke bawah 30.150 sebagai stoploss-nya, maka posisi UNTR sedang berada di wave C dari wave (5) dan UNTR berpeluang melanjutkan penguatannya.
Spec Buy: 30.700–31.100
Target Price: 31.775, 33.900
Stoploss: below 30.150

Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Keputusan investasi sepenuhnya ada di tangan pembaca. Bisnis.com tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan investasi pembaca.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper