Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Waskita Beton Precast (WSBP) Mau Konversi Utang Jadi Saham, Pamer Kinerja

WSBP sedang mempersiapkan segala hal yang diperlukan untuk implementasi perjanjian homologasi, termasuk aksi korporasi konversi utang menjadi saham.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 05 Oktober 2022  |  17:01 WIB
Waskita Beton Precast (WSBP) Mau Konversi Utang Jadi Saham, Pamer Kinerja
Pabrik PT Waskita Beton Precast Tbk. (WSBP) - Dok.WSBP.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Waskita Beton Precast Tbk. (WSBP) berhasil merampungkan 5 hal penting dalam pemulihan kinerja setelah restrukturisasi utang melalui PKPU dilakukan.

President Director Waskita Beton Precast FX Poerbayu Ratsunu menegaskan terdapat lima pencapaian utama dalam pemulihan kinerja WSBP tahun ini.

Pertama, penyelesaian restrukturisasi atas kewajiban senilai Rp8,9 triliun melalui Homologasi PKPU. Kedua, pertumbuhan pendapatan usaha hingga 81 persen pada Juni 2022.

Ketiga, emiten berkode WSBP ini mencatatkan ekuitas positif sebesar Rp2,5 triliun. Keempat, peningkatan profitabilitas operasional dengan laba bruto Rp104 miliar. Kelima, perolehan nilai kontrak baru sebesar Rp1,15 triliun per kuartal III/2022.

Pada 28 Juni 2022 WSBP dan seluruh krediturnya berhasil mencapai kesepakatan untuk melakukan restrukturisasi kewajiban sesuai dengan putusan homologasi.

Meski sempat tertunda akibat adanya permohonan kasasi dari PT Bank DKI, WSBP berkomitmen implementasi homologasi dapat segera dilaksanakan dalam waktu dekat.

“Saat ini kami sedang mempersiapkan segala hal yang diperlukan untuk implementasi perjanjian homologasi, termasuk aksi korporasi konversi utang menjadi ekuitas dan penerbitan Obligasi Wajib Konversi (OWK),” lanjutnya dalam konferensi pers, Rabu (5/10/2022).

Lebih lanjut, Director of Operations Waskita Beton Precast Sugiharto menjelaskan WSBP berhasil memperoleh Rp1,15 triliun nilai kontrak baru per 30 September 2022.

“Perolehan ini berasal dari proyek infrastruktur Grup Waskita Karya sebesar 76 persen, sedangkan sebesar 24 persen berasal dari pasar BUMN, pemerintah, dan Swasta,” terangnya.

Sepanjang semester I tahun ini, WSBP pun berhasil mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp744 miliar atau tumbuh 81 persen dari capaian periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan ini ditopang oleh seluruh lini bisnis WSBP yang berhasil pulih pasca ditekan pandemi Covid-19.

Saat ini WSBP tengah mengerjakan berbagai proyek infrastruktur, di antaranya Jalan Tol Kamal Teluk Naga-Rajak-Balaraja, Jalan Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM), Savasa residence, Jalan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung (KAPB), Jalan Tol Cibitung-Cilincing seksi 1, dan Jalan Tol Tebing Tinggi-Seberlawan Seksi 4.

“Kami telah menyusun strategi kunci melalui transformasi bisnis, peningkatan quality & optimalisasi cost, peningkatan GCG dan Manajemen Risiko, dan pengelolaan keuangan optimal,” jelas Poerbayu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

waskita beton precast pkpu restrukturisasi utang
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top