Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pupuk Indonesia Buat Peta Jalan Klaster Pupuk 2022-2031

PT Pupuk Indonesia (Persero) memebuat peta jalan yang diharapkan bisa menjawab tantangan tren mata rantai makanan.
Pandu Gumilar
Pandu Gumilar - Bisnis.com 28 September 2022  |  15:39 WIB
Pupuk Indonesia Buat Peta Jalan Klaster Pupuk 2022-2031
Wakil Direktur Utama Pupuk Indonesia Nugroho Christijanto saat acara Launching Roadmap Riset Klaster Pupuk 2022-2031 di Kantor Pusat Pupuk Indonesia. - istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - PT Pupuk Indonesia (Persero) meluncurkan Roadmap Riset Klaster Pupuk 2022-2031. Roadmap atau peta jalan ini diharapkan bisa menjawab tantangan tren mata rantai agri-food melalui kontribusi Riset & Development (R&D).

Wakil Direktur Utama Pupuk Indonesia Nugroho Christijanto mengatakan bahwa ketersediaan dan keterjangkauan dalam penyediaan pangan saat ini menuntut adanya sistem pangan yang tangguh dan berkelanjutan. Oleh karena itu, peluncuran Roadmap Riset Klaster Pupuk 2022-2031 dapat berkontribusi dalam menjawab disrupsi tren mata rantai agri-food.

“Prinsip pertanian berkelanjutan, berarti kita memenuhi kebutuhan pangan saat ini tanpa mengorbankan kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhan mereka sendiri, karenanya pertanian yang berkelanjutan bersandar pada tiga pilar yaitu ekonomi; sosial; dan lingkungan,” demikian ungkap Nugroho dalam keterangan resmi, Rabu (28/9/2022)

World Bank (WB/Bank Dunia) memprediksi peningkatan harga bahan pangan akan terjadi hingga 2024, ditambah lagi factor seperti geopolitik, kebijakan perdagangan dunia, dan perubahan iklim akan berdampak pada rantai pasok atau supply chain bahan pangan.

Maka itu, Pupuk Indonesia menetapkan 4 fokus riset utama dalam roadmap 10 tahun ke depan terkait precision agriculture, enhanced efficiency fertilizer, biofertilizer, dan sustainable industry.

“Salah satunya hari ini, kami mengukuhkan kembali jalinan kerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional. Kami berharap kolaborasi dengan BRIN, yang merupakan lembaga riset pemerintah yang terintegrasi,” ungkap Nugroho.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Pupuk Indonesia pangan
Editor : Pandu Gumilar
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top