Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bos Pfizer Positif Covid-19 Lagi, Ungkap Alasan Belum Disuntik Booster Bivalent

Bos Pfizer terkena Covid-19 lagi dan mengingatkan virus tersebut masih ada di sekitar masyarakat.
Nuhansa Mikrefin Yoedo Putra
Nuhansa Mikrefin Yoedo Putra - Bisnis.com 25 September 2022  |  23:23 WIB
Bos Pfizer Positif Covid-19 Lagi, Ungkap Alasan Belum Disuntik Booster Bivalent
Petugas menyuntikkan vaksin Covid-19 dosis ketiga (booster) pada Vaksinasi Booster Presisi Ditreskrimum Polda Metro Jaya di halaman Masjid Istiqlal, Jakarta, Selasa (5/4/2022). Ditreskrimum Polda Metro Jaya menyelenggarakan vaksinasi booster jenis Pfizer dan Astrazeneca sebanyak 1000 dosis dan memberikan minyak goreng gratis untuk warga yang mengikuti kegiatan ini. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto - hp.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — CEO Pfizer Albert Bourla menyatakan dirinya positif Covid-1 untuk kedua kalinya setelah sempat terkena paparan pada Agustus 2022.

Dikutip dari keterangan resmi Pfizer pada Minggu (25/9/2022), Bourla mengatakan dirinya baik-baik saja dan tidak mengalami gejala Covid-19. Bourla juga mengatakan dirinya belum disuntik booster bivalent terbaru lantaran mengikuti arahan CDC untuk menunggu selama 3 bulan pasca dirinya terkena Covid-19 pada pertengahan Agustus lalu.

"Saya ingin memberitahu bahwa saya telah dinyatakan positif Covid-19. Saya merasa sehat dan bebas gejala," ujarnya.

Bourla mengingatkan meski sudah ada perkembangan luar biasa terhadap pandemi, Covid-19 masih berkeliaran disekitar kita. Sebelumnya diberitakan, Bourla mengatakan orang yang telah mendapatkan tiga suntikan vaksin Covid-19 dari perusahaannya akan membutuhkan dosis keempat.

Meskipun dosis ketiga dari vaksin mRNA masih dapat mengurangi risiko rawat inap dan kematian, dosis keempat diperlukan untuk mencegah kasus infeksi di masa depan.

Sebuah riset dalam New England Journal of Medicine memaparkan bahwa dosis keempat vaksin Covid-19 cukup manjur tetapi masih imunogenik dan aman.

Penulis penelitian menyatakan, tidak ada perbedaan yang signifikan dalam respon imun atau dalam tingkat antibodi penetral khusus omicron antara dosis ketiga dan keempat vaksin.

"Hasil studi kami menunjukkan imunogenisitas maksimal vaksin mRNA dicapai setelah tiga dosis dan tingkat antibodi dapat dipulihkan dengan dosis keempat," kata mereka seperti dikutip dari Medical Daily, Selasa (22/3/2022).

Sementara itu, vaksinasi keempat pada mereka yang berusia muda dan sehat mungkin hanya memiliki manfaat kecil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Vaksin Covid-19 pfizer Covid-19 pandemi corona
Editor : M. Nurhadi Pratomo
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top