Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Top 5 News Bisnisindonesia.id: Prospek Saham DSNG dan Kenaikan Tarif Tol

Prospek saham DSNG menjadi satu dari lima berita pilihan Bisnisindonesia.id edisi Sabtu (24/9/2022).
Rayful Mudassir
Rayful Mudassir - Bisnis.com 24 September 2022  |  11:14 WIB
Top 5 News Bisnisindonesia.id: Prospek Saham DSNG dan Kenaikan Tarif Tol
Pekerja menata kelapa sawit saat panen di kawasan Kemang, Kabupaten Bogor, Minggu (30/8/2020). Badan Litbang Kementerian ESDM memulai kajian kelayakan pemanfaatan minyak nabati murni (crude palm oil/CPO) untuk pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) hingga Desember 2020. Bisnis - Arief Hermawan P
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Tren harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) global dan diversifikasi bisnis akan menjadi sentimen utama yang mempengaruhi kinerja PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) hingga akhir tahun 2022.

Sepanjang 6 bulan pertama tahun 2022, DSNG mencatatkan kinerja yang positif. Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, DSNG membukukan pendapatan sebesar Rp3,78 triliun, naik 15 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp3,29 triliun.

Prospek saham DSNG menjadi salah satu berita pilihan Bisnisindonesia.id edisi Sabtu (24/9/2022). Selain itu, sejumlah ulasan komprehensif lainnya disajikan juga dirangkum dalam Top 5 News. 

1. Prospek Saham DSNG 2022 Ditopang Panen Besar Kebun Sawit

Penjualan dari segmen kelapa sawit memberikan kontribusi 80 persen atau sekitar Rp3 triliun. Penjualan segmen kelapa sawit tersebut naik 11 persen, meskipun volume penjualan CPO 24 persen lebih rendah dibanding tahun lalu akibat belum pulihnya produksi CPO, terutama di kuartal I/2022.

Seiring dengan hal tersebut, DSNG mencatat perolehan laba yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk atau laba bersih sebesar Rp462,73 miliar, naik 123 persen secara year-on-year (YoY) atau jika dibandingkan dengan perolehan semester I/2021 senilai Rp207,5 miliar.

Direktur DSNG, Jenti Widjaja, mengatakan bahwa pihaknya optimistis mampu melanjutkan pertumbuhan kinerja hingga akhir tahun ini. Hal itu dilihat dari pencapaian aktual hingga semester I/2022, pendapatan tumbuh sekitar 15 persen disertai laba bersih yang naik 119 persen.

Optimisme perusahaan salah satunya ditopang oleh prospek meningkatnya produksi CPO perusahaan pada paruh kedua tahun ini. Produktivitas kebun DSNG mulai menunjukkan pola peningkatan dibandingkan dengan tahun lalu.

2. Krisis di Inggris Picu Kelaparan, Kebangkrutan dan Prostitusi

Krisis ekonomi dan energi menimbulkan dampak mengerikan di Inggris. Selain ancaman kelaparan dan tekanan harga energi, Inggris juga harus menghadapi fakta adanya sekolah terancam bangkrut. Krisis ekonomi juga membuat wanita Inggris terjebak menjadi PSK.

Situs web moneyadvicetrust.org menyebutkan kondisi ekonomi menyebabkan warga yang berutang semakin tertekan bunga pinjaman. Hal itu disampaikan Money Advice Trust mengomentari keputusan Bank of England menaikkan suku bunga menjadi 2,25 persen, atau naik 0,5 persen poin.

Dalam laporan yang diunggah 22 September 2022 disebutkan bahwa kenaikan suku bunga terjadi sehari setelah penelitian terbaru Money Advice Trust  menunjukkan dampak signifikan kenaikan tagihan terhadap kehidupan sehari-hari masyarakat.

Temuan penelitian itu mengungkapkan, diperkirakan 10,9 juta (21 persen) orang dewasa Inggris tidak sanggup melunasi satu atau lebih tagihan rumah tangga. Jumlahnya meningkat 3 juta orang sejak Maret 2022. Selain itu, satu dari sembilan (5,6 juta) orang tidak memiliki makanan akibat krisis biaya hidup.

3. Intip Bandara Sepi Penumpang di Dunia, Termasuk Indonesia?

Pembangunan suatu proyek memang diperlukan suatu perencanaan yang matang. Salah satunya, terkait aktivitas operasional ketika proyek tersebut usai dibangun. 

Bandara Internasional Mattala Rajapaksa di Sri Lanka merupakan bandara tersepi di dunia. Dikutip dari Forbes, bandara yang dibangun dengan biaya sekitar US$200 juta itu dibuka pada Maret 2013 oleh Presiden Sri Lanka Mahinda Rajapaksa yang menginisiasi pembangunan bandara ini.

Bandara ini merupakan landmark, tanda kemajuan di wilayah Sri Lanka ini, yang terletak di kawasan hutan dan berjarak 250 kilometer jika ditempuh dengan berkendara dari Kolombo.

Bandara ini memiliki gedung terminal seluas 12.000 meter persegi, 12 konter check-in, dua gerbang, landasan pacu yang cukup panjang untuk menangani jet komersial terbesar, dan memiliki kapasitas untuk satu juta penumpang per tahun.

Pada bulan Maret 2013, Mattala Rajapaksa International mulai menerima penerbangan penumpang komersial dengan 7 penerbangan setiap harinya. Namun, karena permintaan sedikit maka banyak yang maskapai mulai meninggalkan Mattala sejak 2018. Hampir tidak ada orang yang pergi ke Bandara Internasional Mattala Rajapaksa Sri Lanka. Kini pusat transportasi udara ini hanya memiliki satu atau dua penerbangan setiap harinya.

Indonesia Incar Semikonduktor AS untuk Tanamkan Investasi

Indonesia mulai agresif untuk menggaungkan potensi pembangunan industri semikonduktor di Indonesia kepada Amerika Serikat, sejalan dengan dirilisnya UU tentang semikonduktor atau CHIPS Act dengan total insentif senilai US$50 miliar.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang sudah beberapa kali terlibat dalam diskusi dengan Perwakilan Perdagangan AS, Duta Besar Katherine Tai.

Sebelumnya, ketiganya bertemu dalam Indo-Pacific Economic Framework Ministerial Meeting (IPEF-MM) pada 8 September di Los Angeles. Setelah itu, ketiganya bertemu lagi di sela-sela pertemuan G20 Trade, Investment and Industry Ministerial Meeting (TII - MM) di Nusa Dua Bali, pada Kamis (22/9/2022). 

Dalam pertemuan kemarin, Airlangga dan Agus membahas peluang kerja sama Indonesia-Amerika Serikat di sektor industri, khususnya yang terkait dengan semikonduktor.

Pantang Mundur Rencana Kenaikan Tarif Tol Saat Kondisi Sulit

Meskipun kondisi daya beli masyarakat tengah susah akibat kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), namun rupanya pemerintah akan tetap melakukan penyesuaian sejumlah tarif ruas jalan tol di tahun ini.  

Rencananya akan ada 11 ruas jalan tol yang dijadwalkan penyesuaian tarif hingga akhir tahun ini.  Ruas-ruas yang direncanakan untuk penyesuaian tarif di antaranya adalah jalan Tol Kunciran – Serpong, jalan Tol Jagorawi, jalan Tol Cinere – Jagorawi Seksi 1 dan 2, dan Jalan Tol Jakarta – Merak.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono memastikan tidak akan ada penundaan penyesuaian tarif tol hingga akhir tahun nanti. Penundaan penyesuaian tarif tol hanya diberlakukan pada saat pandemi Covid-19 yang berdampak terhadap turunnya volume lalu lintas kendaraan. 

Menurutnya, salah satu pertimbangan lain untuk tetap dilakukannya penyesuaian jalan tol adalah menjaga agar kondisi investasi jalan tol tetap terjaga. Pasalnya, penyesuaian tarif jalan tol juga akan berdampak terhadap pengembalian investasi yang telah dikeluarkan selama proses pembangunannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dsng bandara
Editor : Rayful Mudassir
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top