Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Industri Hijau, Astrindo (BIPI) Mulai Gunakan Panel Surya pada 2023

Astrindo Nusantara Infrastruktur (BIPI) berencana mengoperasikan panel surya sebagai salah satu sumber energi terbarukan mulai semester I/2023.
Dewi Fadhilah Soemanagara
Dewi Fadhilah Soemanagara - Bisnis.com 16 September 2022  |  14:12 WIB
Industri Hijau, Astrindo (BIPI) Mulai Gunakan Panel Surya pada 2023
Direktur Utama Astrindo Nusantara Infrastruktur, Ray Anthony Gerungan saat acara Public Expose Live 2022 - Bisnis/Dewi Soemanegara.\\r\\n\\r\\n
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Perusahaan infrastruktur batu bara, PT Astrindo Nusantara Infrastruktur Tbk. (BIPI) tengah mempersiapkan rencana pertumbuhan berkelanjutan dengan melakukan dekarbonisasi.

Direktur Utama Astrindo Nusantara Infrastruktur, Ray Anthony Gerungan mengatakan, BIPI telah menyiapkan langkah strategis menuju sumber daya terbarukan berupa hidro dan biomassa.

“Kami juga berencana membangun tenaga surya dan tenaga angin untuk melengkapi dan mendiversifikasi sumber energi kami. Hal ini sebagai inisiatif strategis utama dari grup kami,” papar Ray dalam acara Public Expose Live 2022, Kamis (15/9/2022).

Ray melanjutkan, masih perlu waktu beberapa bulan lagi untuk mulai eksekusi dan konstruksi sumber daya energi terbarukan, yang dibidik akan selesai pada paruh pertama 2023 mendatang.

“Target yang paling mudah, solar atau panel surya, ada beberapa tempat yang akan kami bangun di dekat pelabuhan,” imbuhnya.

Dalam pemberitaan Bisnis sebelumnya, Ray mengungkapkan rencana BIPI untuk mengkonversi bahan bakar untuk operasional tambang dengan menggunakan hidrogen atau biomassa.

“Hidrogen dan biomassa merupakan opsi yang paling baik karena bisa tahan 24 jam,” ujarnya saat ditemui Bisnis di Sopo Del Tower, Rabu (7/9/2022).

Selain itu, BIPI juga akan menerapkan otomatisasi untuk meningkatkan efisiensi menuju industri hijau. Sudah ada beberapa pihak yang tengah dipertimbangkan untuk bekerja sama, namun pihaknya belum dapat menyebutkan nama.

“Sekarang kami fokus di dekarbonisasi, lalu meningkatkan green industry ke depan,” imbuh Ray.

Langkah BIPI untuk menerapkan ESG kian mulus setelah memenangkan tender akuisisi PTT Mining Hong Kong (PTTML). Pasalnya, salah satu lokasi tambang PTTML di Jembayan, Kalimantan Timur, sudah menerapkan konsep ESG dengan sangat baik.

Ke depan, BIPI akan fokus pada perluasan platform bisnis infrastruktur pertambangan khususnya pada proyek-proyek baru di bidang jasa pelabuhan, logistik transportasi batu bara dan pertambangan batu bara.

BIPI juga akan memaksimalkan potensi batu bara ke produk turunannya yang lebih bersih, sejalan dengan inisiatif dekarbonisasi menuju green industry.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Astrindo Nusantara Infrastruktur green energy biomassa panel surya
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top