Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Emiten Grup Sinarmas (DMAS) Siapkan Lahan Industri Khusus untuk Data Center

DMAS tengah mengembangkan zona kawasan industri baru di Greenland International Industrial Center (GIIC) Kota Deltamas.
Pintu masuk Kawasan Industri Greenland International Industrial Center, kawasan industri yang dikelola PT Puradelta Lestari Tbk. Sebagian besar saham Puradelta dimiliki oleh Grup Sinarmas./puradelta
Pintu masuk Kawasan Industri Greenland International Industrial Center, kawasan industri yang dikelola PT Puradelta Lestari Tbk. Sebagian besar saham Puradelta dimiliki oleh Grup Sinarmas./puradelta

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten Grup Sinar Mas, PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) telah menyiapkan lahan industri khusus untuk sektor pusat data (data center) seiring dengan prospek bisnis yang sangat positif.

Direktur DMAS Tondy Suwanto memaparkan, data center menjadi salah satu sektor bisnis baru yang memiliki potensi optimal. Dia menyebutkan dalam beberapa tahun mendatang nilai bisnis di sektor tersebut dapat mencapai sekitar US$3 miliar atau Rp46 triliun.

Seiring dengan prospek tersebut, DMAS tengah mengembangkan zona kawasan industri baru di Greenland International Industrial Center (GIIC) Kota Deltamas. Zona tersebut didedikasikan untuk sektor data center atau industri lain yang membutuhkan spesifikasi terkait.

“Ini peluang baru yang sangat potensial dan kami sudah siapkan lahannya sekitar 300 hektare,” jelas Tondy dalam acara Public Expose Live 2022, Rabu (14/9/2022).

Tondy memaparkan, zona kawasan industri tersebut akan memiliki jaringan serat optik (fiber optic) berkualitas tinggi. Hal ini akan memungkinkan tenant dapat terhubung pada tiga penyedia layanan internet atau internet service provider (ISP) berbeda.

Selain itu, kawasan industri khusus tersebut juga akan dilengkapi dengan pasokan listrik premium dari PLN. Infrastruktur pendukung lain seperti jalanan, jaringan pipa gas, instalasi pengolahan air bersih, dan lainnya juga disiapkan pada zona tersebut.

Head of Investor Relation DMAS Ricardo Arif Dharmawan menambahkan, saat ini sudah ada 12 data center yang berdiri di kawasan GIIC. Pengembangan zona khusus tersebut dilakukan untuk meningkatkan kapasitas serta menarik minat pemain – pemain di sektor tersebut.

“Permintaan lahan dari sektor data center saat ini masih bagus. Pengembangan ini kami siapkan agar seluruh kebutuhan tenant kami dapat terpenuhi secara optimal,” jelas Ricardo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper