Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kinerja Grup Sinar Mas, Laba DMAS Lampaui BSDE

Emiten properti Grup Sinar Mas BSDE meraih laba bersih Rp463,64 miliar pada semester I/2022, di bawah DMAS yang membukukan Rp660 miliar.
Mutiara Nabila
Mutiara Nabila - Bisnis.com 04 Agustus 2022  |  18:35 WIB
Kinerja Grup Sinar Mas, Laba DMAS Lampaui BSDE
Tengara BSD City di kawasan Bumi Serpong Damai. BSD City merupakan salah satu proyek yang digarap oleh PT Bumi Serpong Damai Tbk. Emiten properti Grup Sinar Mas BSDE meraih laba bersih Rp463,64 miliar pada semester I/2022, di bawah DMAS yang membukukan Rp660 miliar. - bsdcity.com
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten properti Grup Sinar Mas, PT Bumi Serpong Damai Tbk. (BSDE) meraih laba yang lebih rendah dibandingkan perusahaan afiliasinya, PT Puradelta Lestari Tbk. (DMAS).

Bumi Serpong Damai dan Puradelta Lestari merupakan perusahaan terafiliasi di bawah Grup Sinar Mas. Presiden Komisaris dan Wakil Presiden Komisaris BSDE dan DMAS ialah orang yang sama, yakni Muktar Widjaja dan Teky Mailoa.

Muktar merupakan putra dari Eka Tjipta Widjaja, pendiri Grup Sinar Mas. Masih dari klan Widjaja, ada Hermawan Wijaya yang menjadi direktur di BSDE dan DMAS.

BSDE melaporkan kinerja keuangan positif sepanjang paruh pertama 2022, dengan raihan laba bersih Rp463,64 miliar, turun 31,82 persen year on year (yoy) dari sebelumnya Rp680 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan sampai dengan 30 Juni 2022, BSDE melaporkan laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik induk tercatat sebesar Rp463,64 miliar. Di sisi lain, laba bersih DMAS sebesar Rp660 miliar pada paruh pertama 2022, melonjak sebesar 128,7 persen.

Laba BSDE diraih dari pendapatan usaha periode semester I/2022 sebesar Rp3,83 triliun, setara dengan pertumbuhan 17,87 persen secara year on year dari tahun lalu, terbukukan sebesar Rp3,25 triliun.

Adapun, sepanjang enam bulan pertama 2022, BSDE berhasil membukukan laba kotor sebesar Rp2,37 triliun, tumbuh 8,39 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp2,19 triliun.

Direktur Bumi Serpong Damai Hermawan Wijaya menjelaskan, segmen utama pendorong pendapatan BSDE yakni dari segmen penjualan tanah, bangunan dan strata title sebesar Rp2,89 triliun. Dengan demikian segmen tersebut memberikan kontribusi sebesar 75,34 persen terhadap total pendapatan usaha, terbesar di antara segmen lainnya.

Kontributor terbesar kedua adalah segmen sewa yang membukukan sebesar Rp457,79 miliar atau tumbuh 25,31 persen secara tahunan, dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu tercatat sebesar Rp365,32 miliar. Segmen ini berkontribusi sebesar 11,94 persen atas total pendapatan.

Kontributor pendapatan usaha terbesar ketiga adalah pengelolaan gedung sekitar Rp169,93 miliar. Angka tersebut setara kontribusi sebesar 4,43 persen terhadap total pendapatan dan tumbuh 17,02 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Adapun, pendapatan lainnya sebesar Rp318,23 miliar dikontribusikan oleh segmen lain-lain. Secara total angka ini tumbuh 100,35 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp158,83 miliar.

“Manajemen optimistis angka pendapatan usaha akan memberikan kontribusi positif hingga akhir tahun mendatang,” kata Hermawan dalam keterangan pers, Rabu (3/8/2022).

Sementara itu, PT Puradelta Lestari Tbk. (DMAS) yang mengelola Kota Deltamas mencatatkan laba bersih sebesar Rp660 miliar di paruh pertama 2022. 

Capaian laba semester pertama tahun ini tumbuh sebesar 128,7 persen dari laba bersih semester pertama 2021 sebesar Rp289 miliar.

Pada paruh pertama tahun 2022, DMAS mencatatkan pendapatan usaha sebesar Rp1,07 triliun, atau 84,0 persen lebih tinggi dibandingkan dengan pendapatan usaha di paruh pertama tahun 2021 sebesar Rp580 miliar. 

Dari pendapatan usaha tersebut, segmen industri masih menyumbang kontribusi terbesar sebesar Rp859 miliar atau sekitar 80,5 persen dari total pendapatan usaha, disusul segmen komersial sebesar Rp176 miliar atau 16,5 persen dari total pendapatan usaha dan segmen hunian sebesar Rp23 miliar atau 2,1 persen dari total pendapatan usaha. 

Adapun, kontribusi dari pendapatan usaha segmen hotel dan sewa terhadap total pendapatan usaha masing-masing adalah 0,4 persen dan 0,4 persen. 

“Sektor data center masih jadi pelanggan utama yang berkontribusi terhadaap penjualan lahan industri kami yang dicatatkan sebagai pendapatan perseroan di paruh pertama tahun 2022,” ujar Tondy Suwanto, Direktur dan Sekretaris Perusahaan DMAS.

Laba kotor DMAS tumbuh 125,6 persen dari Rp335 miliar di semester pertama 2021 menjadi Rp755 miliar pada semester pertama 2022. 

Direktur DMAS Tondy Suwanto menjelaskan bahwa marjin laba kotor mengalami peningkatan yang cukup signifikan di semester pertama tahun 2022 dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. 

“Marjin laba kotor Perseroan meningkat dari 57,7 persen di semester pertama 2021 menjadi 70,8 persem pada semester pertama 2022,” ujar Tondy dalam keterangan pers, Kamis (4/8/2022). 

Seiring dengan pertumbuhan laba kotor, laba usaha DMAS tumbuh 155,7 persen menjadi Rp652 miliar pada semester pertama 2022 dibandingkan Rp255 miliar di periode yang sama pada tahun sebelumnya. 

Marjin laba usaha juga meningkat menjadi 61,1 persen di semester pertama tahun ini dibandingkan marjin laba usaha di semester pertama tahun lalu sebesar 44,0 persen. 

Adapun, marjin laba bersih tercatat sebesar 61,9 persen, lebih tinggi dibandingkan dengan marjin laba bersih di periode yang sama pada 2021 sebesar 49,8 persen. 

“Perseroan tidak memiliki utang. Dengan posisi kas bersih yang sehat, Puradelta Lestari terus berupaya untuk melakukan pengembangan Kota Deltamas untuk mewujudkan Kota Deltamas sebagai kawasan terpadu modern di timur Jakarta dengan memadukan kawasan industri, komersial, dan hunian,” kata Tondy. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kinerja Emiten bumi serpong damai puradelta lestari bsde dmas sinar mas
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top