Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

IHSG Menguji Level 7.300, Simak Analisa Bahana Sekuritas

IHSG diperkirakan akan bergerak pada rentang 7.100 hingga 7.300 pada perdagangan hari ini, Selasa (6/9/2022).
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (26/7/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (26/7/2022). Bisnis/Fanny Kusumawardhani

Bisnis.com, JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan bergerak pada rentang 7.100 hingga 7.300 pada perdagangan hari ini, Selasa (6/9/2022).

Tim riset Bahana Sekuritas mengatakan IHSG pada perdagangan Senin (5/9/2022) ditutup menguat 57 poin pada level 7.231 atau naik 0,76 persen. Penguatan IHSG ditopang oleh saham IDXENER naik 3,83 persen, dan IDXINDUST 1,81 persen.

"Secara Teknikal IHSG diperkirakan akan bergerak dalam range 7.100-7.300," ujar tim riset Bahana Sekuritas dalam risetnya, Selasa (6/9/2022).

Dari global, menurutnya sentimen datang dari bursa saham Wallstreet yang libur pada Senin (5/9/2022), memperingati hari buruh yang jatuh pada setiap hari senin pertama bulan September. Para pelaku pasar disebut masih fokus pada langkah kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat, yakni The Fed dalam pengendalian inflasi.

Adapun Indeks Dow Jones Industrial Average (DJI) turun 1,07 persen, S&P turun 1,07 persen dan Nasdaq turun 1,31 persen.

Sementara dari Eropa, bursa saham utama Eropa ditutup mayoritas melemah pada Senin (5/9/2022) waktu setempat pasca pemerintah Rusia mengumumkan penghentian pasokan gas pada salah satu pipa utama ke Eropa hingga waktu yang tidak ditentukan.

Upaya pemerintah dilakukan sebagai respons negara G7 yang berencana mengenakan batas harga minyak ekspor Rusia. Indeks DAX turun 2,22 persen, FTSE 100 turun 0,09 persen, dan CAC 40 naik 1,20 persen.

Kemudian bursa saham Asia mayoritas ditutup melemah pada perdagangan Senin (5/9/2022) usai adanya peningkatan penyebaran kasus baru Covid-19 di Hong Kong dan China. Hal ini berpotensi memicu terjadinya lockdown di beberapa wilayah yang akan menghambat pemulihan ekonomi China.

Selain itu, pelaku pasar masih mencermati rencana kebijakan moneter AS pada pekan depan. Indeks NIKKEI turun 0,11 persen, Hang Seng turun 1,16 persen, Shanghai turun 0,42 persen dan KOSPI turun 0,24 persen.

Sementara itu dari sisi komoditas, harga minyak mentah menguat 3 persen pada perdagangan Senin (5/9/2022). Hal ini terjadi usai produsen OPEC+ sepakat untuk melakukan pemangkasan produksi sebanyak 100.000 barrel per hari guna meningkatkan harga.

Harga minyak WTI US$89,09 per barrel. Harga minyak Brent US$95,19 per barrel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper