Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Laba Bersih MAPI Melesat 279 Persen Jadi Rp1,03 Triliun di Semester I/2022

Laba Mitra Adiperkasa ditopang pendapatan bersih pada semester I/2022 yang mencapai Rp12,24 triliun, 34,08 persen lebih tinggi dibandingkan semester I/2021.
Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria - Bisnis.com 08 Agustus 2022  |  13:43 WIB
Laba Bersih MAPI Melesat 279 Persen Jadi Rp1,03 Triliun di Semester I/2022
SOGO Kelapa Gading. Isitimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — Emiten ritel PT Mitra Adiperkasa Tbk. (MAPI) mencetak kenaikan pendapatan dan laba sepanjang semester I/2022, didukung oleh momentum pelonggaran mobilitas dan pemulihan ekonomi.

Berdasarkan laporan keuangan yang dipublikasi MAPI, pendapatan bersih MAPI pada semester I/2022 mencapai Rp12,24 triliun, 34,08 persen lebih tinggi dibandingkan dengan Rp9,13 triliun yang dibukukan pada periode yang sama tahun lalu.

Naiknya pendapatan MAPI diikuti dengan kenaikan beban pokok penjualan dan beban langsung sebesar 30,11 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp6,81 triliun dibandingkan dengan Rp5,23 triliun pada semester I/2022.

Meski demikian, laba kotor MAPI tercatat tetap naik menjadi Rp5,43 triliun atau 39,41 persen lebih tinggi daripada semester I/2021 sebesar Rp3,89 triliun. Laba usaha MAPI juga melesat sebesar 93,64 persen secara yoy menjadi Rp1,32 triliun dari sebelumnya hanya Rp683,95 miliar.

Sementara itu, laba bersih periode berjalan MAPI yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk melesat 279,51 persen secara tahunan, dari Rp271,70 miliar pada enam bulan pertama tahun lalu menjadi Rp1,03 triliun pada semester I/2022.

Pada 30 Juni 2022, total aset emiten pengelola department store Sogo dan Seibu tersebut mencapai Rp17,97 triliun, naik 7.09 persen dibandingkan dengan posisi 31 Desember 2021 sebesar Rp16,78 triliun. Kenaikan aset terutama disumbang oleh kenaikan kas dan setara kas dari Rp2,78 triliun menjadi Rp3,15 triliun per 30 Juni 2022, kemudian kenaikan persediaan sebesar Rp383,32 miliar menjadi Rp4,11 triliun.

Adapun liabilitas MAPI pada 30 Juni 2022 berada di posisi Rp9,70 triliun, naik dibandingkan posisi 31 Desember 2021 Rp9,68 triliun.

Analis BRI Danareksa Sekuritas Eka Savitri menyebutkan kenaikan signifikan laba bersih MAPI tidak turut disumbangkan oleh divestasi pada anak perusahaan pada kuartal I/2022. Awal 2022, MAPI melakukan penjualan jual beli saham dengan Restaurant Brand Asia Limited (sebelumnya bernama Burger King India Limited) atas kepemilikan sebesar 16,67 persen pada PT Sari Burger Indonesia. Nilai transaksi penjualan saham tersebut mencapai Rp282,75 miliar.

“Secara kuartal, laba MAPI naik 129,8 persen, didukung oleh naiknya margin laba kotor menjadi 45,6 persen. Kami meyakini pemulihan pada tingkat kunjungan di pusat belanja menuju level sebelum pandemi karena relaksasi pemerintah adalah salah satu faktor pendorong kinerja MAPI,” tulis Eka, Senin (8/8/2022).

BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan rekomendasi buy untuk saham MAPI dengan target harga Rp1.200. Pada penutupan sesi I perdagangan Senin (8/8/2022), saham MAPI menguat 3,12 persen ke harga Rp990 per saham. Sepanjang tahun, saham MAPI telah menguat 280 poin atau 39,44 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

mitra adiperkasa emiten ritel Kinerja Emiten rekomendasi saham
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top