Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Astra ASII Optimistis Penjualan Mobil Terus Meningkat pada 2022

PT Astra International Tbk (ASII) optimistis penjualan mobil terus naik pada 2022 dan tetap menjadi pemimpin pasar otomotif Indonesia.
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 05 Agustus 2022  |  14:45 WIB
Astra ASII Optimistis Penjualan Mobil Terus Meningkat pada 2022
PT Toyota Astra Motor (TAM) meluncurkan All New Avanza dan All New Veloz. PT Astra International Tbk (ASII) optimistis penjualan mobil terus naik pada 2022 dan tetap menjadi pemimpin pasar otomotif Indonesia. - TAM
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Astra International Tbk (ASII) optimistis tren penjualan mobil akan meningkat pada semester II/2022 seiring dengan kelanjutan pemulihan ekonomi dan adanya sejumlah insentif dari pemerintah

Head of Investor Relations Astra International Tira Ardianti mengatakan, pihaknya optimistis dapat mempertahankan market share penjualan kendaraan bermotor sepanjang semester II/2022.

Menurutnya, tren penjualan mobil sepanjang paruh pertama tahun 2022 sudah lebih baik dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Ia menjelaskan, sepanjang semester I/2022, rata – rata penjualan mobil per kuartal sudah berada di atas target Gaikindo di tahun ini pada kisaran 900.000 hingga 950.000 unit.

“Seiring dengan tren tersebut, kami setidaknya memasang target mampu mempertahankan market share Astra di posisi 54 persen. Jika bisa naik akan lebih bagus lagi,” ” jelasnya dalam Workshop Wartawan Pasar Modal 2022, Jumat (5/8/2022).

Tira menuturkan, prospek penjualan mobil di paruh kedua tahun ini didukung oleh kehadiran insentif pajak penjualan barang mewah ditanggung pemerintah atau PPnBM DTP untuk kendaraan bermotor yang berlaku hingga September 2022.

Menurutnya, meski terbatas hanya untuk dua segmen kendaraan bermotor, insentif ini memiliki dampak yang positif dalam meningkatkan minat masyarakat untuk membeli mobil.

Selain itu, tren pemulihan ekonomi Indonesia yang terus berlanjut akan semakin menopang daya beli masyarakat. Tira menambahkan, sentimen tersebut juga perlu dibarengi dengan terkendalinya penyebaran pandemi virus corona agar tidak memperlambat laju pemulihan ekonomi.

“Tren kenaikan harga komoditas juga pasti akan ada multiplier effect-nya ke beragam sektor, termasuk kendaraan bermotor,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Kinerja Emiten mobil penjualan mobil astra asii
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top