Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Penjualan dan Laba Naik, Cikarang Listrindo (POWR) Tambah Kapasitas PLTS

Dari segi operasional, POWR tercatat mempertahankan ketersediaan sebesar 95 persen dan susut daya dalam jaringan distribusi dan transmisi di bawah 1 persen.
Pembangkit listrik yang dikelola PT Cikarang Listrindo Tbk. /listrindo.com
Pembangkit listrik yang dikelola PT Cikarang Listrindo Tbk. /listrindo.com

Bisnis.com, JAKARTA — PT Cikarang Listrindo Tbk. (POWR) membukukan kenaikan kinerja sepanjang semester I/2022. Penjualan POWR naik menjadi US$268,2 juta, dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$257,7 juta.

Kenaikan penjualan turut mengerek naik laba periode berjalan menjadi US$40,5 juta pada semester I/2022 atau mengalami peningkatan 0,5 persen yoy dari US$40,3 juta pada periode yang sama pada 2021.

Dari segi operasional, POWR tercatat mempertahankan ketersediaan sebesar 95 persen dan susut daya dalam jaringan distribusi dan transmisi di bawah 1 persen.

Daya tersambung pelanggan industri pada semester I/2022 meningkat 8,1 MVA dibandingkan dengan akhir tahun 2021 dengan daya tersambung tertinggi sebesar 1.189,6 MVA selama 29 tahun terakhir dan total 2.554 pelanggan industri.

“Peningkatan ini menjadi salah satu wujud kepercayaan dan optimisme yang tinggi dari pelaku industri terhadap prospek perekonomian di tahun 2022 dan ke depannya,” tulis manajemen dalam siaran pers yang dikutip Sabtu (30/7/2022).

Pada Juni 2022, POWR juga menjaga struktur permodalan melalui Rasio Leverage dan Rasio Kemampuan Membayar Biaya Tetap atau Fixed-Charge Coverage Ratio (FCCR). Rasio Leverage POWR tercatat sebesar 1,4x sedangkan FCCR Perseroan sebesar 7,2x. Angka ini terbilang stabil dibandingkan dengan akhir tahun 2021 yang sebesar 1,3x dan 7,1x.

Inisiatif keberlanjutan POWR juga berlanjut di semester I/2022. Sampai akhir Juni, Cikarang Listrindo telah menambah kapasitas terpasang pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap menjadi sebesar 6,8 MWp dari 3,2 MWp pada Desember 2021. Di samping itu, sebesar 8,0 MWp PLTS atap sedang dalam proses instalasi.

“Dengan target penambahan 10 MWp per tahun, kami menargetkan kapasitas PLTS atap akan mencapai lebih dari 20 MWp pada 2022,” lanjut manajemen.

Terhitung pada Juni 2022, atas PLTS Atap yang sudah berjalan aktif berhasil menghasilkan listrik ramah lingkungan sebesar 2.744 MWh kepada pelanggan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper