Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Resmi Masuk LQ45, Saham GOTO Malah Dibuka Anjlok

Selain LQ45, Bursa Efek Indonesia memasukkan saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) ke dalam tiga indeks sekaligus.
Annisa Kurniasari Saumi
Annisa Kurniasari Saumi - Bisnis.com 08 Juni 2022  |  09:34 WIB
Resmi Masuk LQ45, Saham GOTO Malah Dibuka Anjlok
CEO Grup GoTo Andre Soelistyo dalam acara paparan publik IPO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo), Selasa (15/3 - 2022).
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA - Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) resmi masuk menjadi konstituen LQ45 hari ini, Rabu (8/6/2022). Di hari pertamanya menjadi anggota LQ45, saham GOTO dibuka anjlok.

Saham GOTO dibuka melemah 12 poin atau 3,3 persen ke level Rp352 per saham sesaat setelah pembukaan pukul 09.14 WIB. pada penutupan sebelumnya, saham GOTO meningkat 34 poin atau 10,30 persen ke level Rp364 per saham.

Adapun selama satu bulan terakhir, saham GOTO telah meningkat 30,15 persen. Saham GOTO memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp421 triliun per 7 Juni 2022, atau berada di urutan ke-3 kapitalisasi pasar terbesar di Bursa.

Sebagai informasi, selain LQ45, Bursa Efek Indonesia memasukkan saham GOTO ke dalam tiga indeks sekaligus.

BEI melakukan evaluasi fast entry sebelum memasukkan saham GOTO ke dalam indeks tersebut. Regulator menilai rasio free float emiten teknologi itu mencapai 66,4 persen sehingga dapat menggeser konstituen lain.

GOTO langsung masuk dalam indeks IDX30, LQ45, dan IDX80. Emiten teknologi itu menggeser WSKT dan HOKI demi mendapatkan tiket konstituen.

GOTO menggeser WSKT dari indeks IDX30 dan LQ45, sementara HOKI kehilangan posisinya di indeks IDX80. Periode efektif masuknya GOTO pada indeks-indeks tersebut dimulai pada hari ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG lq45 Goto GoTo Gojek Tokopedia
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top