Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

IHSG Dibuka Merah! BBCA, FILM, ARTO Paling Banyak Diborong Asing

Sebanyak 192 saham berada di zona hijau, 149 saham di zona merah, dan 206 saham stagnan pada pembukaan IHSG pagi ini.
Dewi Fadhilah Soemanagara
Dewi Fadhilah Soemanagara - Bisnis.com 08 Juni 2022  |  09:20 WIB
IHSG Dibuka Merah! BBCA, FILM, ARTO Paling Banyak Diborong Asing
Karyawan melintas di dekat layar pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Rabu (19/1/2022). Bisnis - Fanny Kusumawardhani
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka di zona merah pada perdagangan Rabu, (8/6/2022).

Mengutip data Bloomberg, pukul 09.02 WIB IHSG bergerak dengan koreksi 0,26 persen atau setara 19 poin ke level 7.127,371.

Sebanyak 192 saham berada di zona hijau, 149 saham di zona merah, dan 206 saham stagnan. Kapitalisasi pasar tercatat senilai Rp9.365 triliun.

Investor asing melakukan net foreign sell atau aksi jual senilai Rp44,52 milia di seluruh pasar. Sebanyak 1,75 miliar saham diperdagangkan dengan nilai transaksi Rp1,04 triliun.

Kendati demikian, emiten perbankan milik Robert Budi Hartono dan Michael Bambang Hartono, PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) tercatat paling banyak diborong investor asing, yakni senilai Rp35,1 miliar pada pembukaan perdagangan.

Saham BBCA terkerek 1,02 persen atau menguat setara 100 poin ke level 7.450.

Di posisi kedua ada saham rumah produksi Manoj Punjabi, PT MD Pictures Tbk. (FILM) yang diborong asing senilai Rp3 miliar. Sahamnya naik 2,31 persen atau setara 40 poin ke level 1.770.

Selain itu ada pula saham Bank Jago (ARTO), BCAP, DOID, MTMH, UNTR dan INKP yang dibeli asing dengan nilai berkisar Rp1,1 miliar hingga Rp2,3 miliar.

Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas, Andri Zakaria Siregar menjelaskan, secara teknikal indeks terlihat dalam trend bullish. Artinya, selama berada di atas level 6.932 maka berpeluang untuk rebound terbatas dan closing di atas 5 day MA (7.143).

“Selama di atas 6.930, berpeluang menuju 7.234/7.355 (sebelumnya target 6.888 7.209 gap tercapai). Range breakout berada di 6.932-7.234,” ujar Andri dalam risetnya, Rabu (8/6/2022).

Adapun level resistance pada perdagangan hari ini berada di posisi 7.192/7.234/7.286/7.355, sedangkan level support berada di 7.124/7.092/7.056/7.015 dengan perkiraan kisaran 7.090-7.200.

Menurut Analis OCBC Sekuritas Hendry Andrean, IHSG secara teknikal terlihat white candle dengan volime kecil, sedangkan momentum pada histogramnya terlihat menurun.

“Level resistance 7.234 dan level support 7.052,” papar Hendry dalam riset hariannya, Rabu (8/6/2022).

Tiga saham yang patut dicermati pada perdagangan hari ini yaitu KMDS yang baru saja menetapkan dividen final Rp12,5 per saham, TOWR yang mendapatkan kredit Rp2,6 triliun dari HSBC Indonesia, serta RIGS yang akan merestrukturisasi anak usahanya.

Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Leisyaputra dalam riset hariannya mengatakan, penguatan bursa didukung oleh penurunan yield treasury 10 tahun AS yang kembali berada di bawah 3 persen, selain kenaikan harga minyak yang menguatkan sektor energi.

“Salah satu sektor yang mengalami penguatan adalah sektor energi seiring dengan kenaikan harga minyak yang hampir mencapai US$120 per barel,” ujar Maxi.

Beberapa saham yang menarik diperhatikan oleh investor antaralain BMRI, ADMR, PGAS, dan TINS.

IHSG pada hari ini diproyeksikan rebound terbatas. Investor dapat mencermati saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) dan PT Timah Tbk (TINS).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

IHSG rekomendasi saham penggerak ihsg ihsg hari ini
Editor : Farid Firdaus
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top