Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Saham GOTO Naik 10 Persen, Market Cap Geser Telkom (TLKM)

Lonjakan saham GOTO turut mengerek kapitalisasi pasarnya sehingga menggeser Telkom di posisi ketiga terbesar di Bursa Efek Indonesia.
CEO Grup GoTo Andre Soelistyo dalam acara paparan publik IPO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo), Selasa (15/3/2022).
CEO Grup GoTo Andre Soelistyo dalam acara paparan publik IPO PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo), Selasa (15/3/2022).

Bisnis.com, JAKARTA — Kapitalisasi pasar (market cap) PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) naik ke peringkat tiga dengan nilai Rp431 triliun, menggeser posisi PT Telkom Indonesia Tbk. (TLKM) dengan kapitalisasi pasar Rp421 triliun.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia ()BEI, kenaikan market cap GOTO terjadi setelah harga sahamnya melesat 10,30 persen atau 34 poin menjadi Rp364 per saham pada penutupan perdagangan hari ini, Selasa (7/6/2022).

Saham GOTO diperdagangkan di rentang Rp310–Rp370. Saham GOTO telah menguat 15,92 persen secara mingguan dan 43,31 persen secara bulanan. Saham GOTO pun mencapai level tertinggi sejak 18 April 2022 di posisi Rp378.

Di sisi lain, harga saham TLKM hari ini ditutup melemah 2,07 persen ke posisi Rp4.250 per saham. TLKM diperdagangkan di rentang 4.250—4.340 dan terpantau bergerak di zona merah sepanjang perdagangan hari ini.

Adapun posisi market cap teratas masih diduduki PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) senilai Rp900 triliun dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk. (BBRI) Rp660 triliun. Berikut tabelnya.

Saham GOTO Naik 10 Persen, Market Cap Geser Telkom (TLKM)

Setidaknya ada sejumlah sentimen yang menggerakkan saham GOTO. Kemarin, manajemen GOTO mengusulkan Kevin Aluwi, Co-Founder dan CEO Gojek yang saat ini menjabat sebagai Direktur GoTo, bertransisi dari jabatan eksekutifnya di Gojek untuk menjadi Komisaris GoTo. Usulan ini akan diajukan ke pemegang saham pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) GOTO pada 28 Juni 2022.

Kevin akan menggantikan posisi Caesar Sengupta di jajaran Dewan Komisaris GoTo yang berencana menggunakan sebagian besar waktunya untuk fokus membesarkan bisnis startup-nya, Arbo Works. Caesar tetap menjalankan perannya sebagai anggota Dewan Komisaris di GoTo Financial.

Dalam perannya sebagai Dewan Komisaris GoTo nanti, Kevin akan fokus dalam mendukung pengembangan kendaraan listrik di Gojek sebagai bagian dari komitmen perusahaan menuju ‘nol emisi’ pada 2030. Kevin juga akan menjadi bagian dari anggota Dewan Komisaris Electrum, perusahaan patungan Gojek dan TBS Energi Utama yang fokus pada pembangunan ekosistem kendaraan listrik roda dua yang terintegrasi dan holistik di Indonesia.

Selain itu, mulai besok, Rabu (8/6/2022), saham GOTO resmi masuk Indeks LQ45, IDX30, dan IDX80 lewat jalur fast entry. Emiten teknologi itu menggeser beberapa saham seperti PT Waskita Karya (Persero) Tbk. (WSKT) di IDX30 dan Indeks LQ45, serta saham PT Buyung Poetra Sembada TBk. (HOKI) di IDX80.

Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia mengubah kriteria pemilihan tujuh konstituen indeks, yakni IDX30, LQ45, IDX80, JII, JII70, IDX BUMN20 dan IDX-MES BUMN 17. Perubahan aturan main itu disebabkan karena BEI mempertimbangkan kebutuhan indeks yang lebih mewakili dinamika pasar.

Oleh karena itu, operator bursa melakukan penyesuaian atas kriteria pemilihan konstituen indeks yang memungkinkan emiten dapat dipertimbangkan segera masuk ke dalam konstituen indeks atau fast entry.

BEI memiliki tiga kriteria untuk suatu emiten bisa mendapatkan fast entry. Pertama, telah tercatat minimal 20 Hari Bursa. Kedua, memiliki kapitalisasi pasar free float minimal berada pada peringkat 5 atau minimal 2 persen dari total kapitalisasi pasar free float Indeks IDX30.

Ketiga, memenuhi kriteria dan mengikuti proses seleksi Indeks IDX30 yang ditentukan oleh BEI. Bila suatu emiten dapat memenuhi kriteria tersebut, maka akan masuk sebagai konstituen indeks.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Hafiyyan
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper