Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Berbalik Untung, Smartfren (FREN) Raup Laba Bersih Rp24,98 Miliar pada Kuartal I/2022

Smartfren Telecom (FREN) membukukan laba bersih Rp24,98 miliar selama kuartal I/2022, melompat signifikan dari posisi rugi bersih Rp396,82 miliar pada kuartal I/2021.
Model memperlihatkan Kartu Perdana BosKu (Bonus Kuota) saat peluncurannya di Jakarta, Selasa (26/3/2019)./Bisnis-Abdullah Azzam
Model memperlihatkan Kartu Perdana BosKu (Bonus Kuota) saat peluncurannya di Jakarta, Selasa (26/3/2019)./Bisnis-Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA – Emiten grup Sinarmas PT Smartfren Telecom Tbk. (FREN) berhasil mengubah kerugian menjadi untung pada kuartal I/2022.

Berdasarkan laporan keuangan per 31 Maret 2022, dikutip Sabtu (28/5/2022), FREN membukukan laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai Rp24,98 miliar selama tiga bulan pertama 2022.

Posisi laba tersebut melompat signifikan dari posisi rugi bersih Rp396,82 miliar pada kuartal I/2021. Pasalnya FREN mencetak keuntungan dari perubahan nilai wajar opsi konversi sebesar Rp11,10 miliar dari sebelumnya rugi Rp9,53 miliar.

Kerugian kurs akibat mata uang asing juga berkurang 90,28 persen menjadi Rp17,14 miliar pada kuartal I/2022, dari periode sama tahun lalu Rp176,47 miliar. Membaiknya posisi bottom line tersebut seiring dengan peningkatan pendapatan usaha.

FREN mencetak pendapatan usaha Rp2,67 triliun pada kuartal I/2022, naik 11,30 persen dibanding periode sama tahun lalu Rp2,40 triliun. Pendapatan usaha FREN sebagian besar dikontribusikan oleh pendapatan data Rp2,40 triliun pada kuartal I/2022, naik 9,09 persen dari Rp2,20 triliun pada kuartal I/2021.

Selanjutnya pendapatan non-data FREN berkontribusi Rp69,96 miliar, naik 8,78 persen dari sebelumnya Rp64,31 miliar, dan jasa interkoneksi menyumbang Rp49,87 miliar, dari sebelumnya Rp46,32 miliar. Terakhir pendapatan lain-lain berkontribusi Rp151,76 miliar, dari sebelumnya Rp90,98 miliar.

Sepanjang kuartal I/2022, perseroan turut mencatatkan peningkatan beban usaha 2,41 persen menjadi Rp2,54 triliun, dari Rp2,48 triliun secara tahunan atau year-on-year (yoy).

Meski beban usaha meningkat, FREN masih mampu menciptakan laba usaha sebesar Rp136,55 miliar pada kuartal I/2022, dari rugi periode sama tahun lalu Rp80,40 miliar.

Adapun hingga akhir 31 Maret 2022, perseroan membukukan peningkatan jumlah aset menjadi Rp43,97 triliun, dari Rp43,35 triliun per akhir Desember 2021.

Sementara itu, FREN mencatatkan kenaikan posisi liabilitas menjadi Rp31,29 triliun pada Maret 2022, dari Rp30,70 triliun per Desember 2021. Liabilitas ini meningkat karena naiknya pos liabilitas tidak lancar menjadi Rp9,82 triliun, dari posisi akhir tahun lalu Rp9,60 triliun. Tercatat, jumlah ekuitas perseroan juga meningkat tpis menjadi Rp12,67 triliun, dari Rp12,65 triliun. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Penulis : Farid Firdaus
Editor : Farid Firdaus
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper