Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sah! Krakatau Steel (KRAS) Tingkatkan Modal di Krakatau Posco

RUPSLB menyetujui peningkatan kepemilikan saham Krakatau Steel di Krakatau Posco menjadi sebesar 50 persen.
Annisa Kurniasari Saumi
Annisa Kurniasari Saumi - Bisnis.com 19 Mei 2022  |  22:13 WIB
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. (KRAS) melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) hari ini, Kamis (19/5 - 2022) meminta persetujuan pemegang saham untuk menambah modal di PT Krakatau Posco.
PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. (KRAS) melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) hari ini, Kamis (19/5 - 2022) meminta persetujuan pemegang saham untuk menambah modal di PT Krakatau Posco.
Bisnis.com, JAKARTA – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk mengadakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) hari ini, Kamis, (19/5/2022) di Gedung Krakatau Steel, Jakarta. Rapat ini membahas persetujuan peningkatan kepemilikan saham Krakatau Steel di PT Krakatau Posco (PTKP).
Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim mengatakan, RUPSLB menyetujui peningkatan kepemilikan saham Krakatau Steel di Krakatau Posco menjadi sebesar 50 persen. Peningkatan saham ini sebagai bagian dari rencana Krakatau Steel ke depan untuk memperbesar kapasitas produksi baja di Indonesia.
Selain untuk mewujudkan visi pengembangan kapasitas baja 10 juta ton yang telah dicanangkan sejak tahun 2016, transaksi ini juga merupakan bagian dari program restrukturisasi Krakatau Steel yang telah memperoleh dukungan dan persetujuan dari Menteri Badan Usaha Milik Negara.
“Peningkatan saham Krakatau Steel di PTKP merupakan suatu langkah strategis yang sangat baik karena hal ini dapat memperkuat posisi industri baja nasional dalam menghadapi persaingan global sekaligus mendukung ekosistem industri baja dan otomotif di Indonesia,” kata Menteri BUMN RI Erick Thohir dalam keterangan resmi, Kamis (19/5/2022).
Erick juga menyampaikan Krakatau Steel dan Posco akan saling menguatkan satu sama lain, sehingga dapat meningkatkan pemenuhan kebutuhan industri baja domestik di Indonesia dan juga dapat mengurangi impor baja ke Indonesia. Menurutnya, ini adalah perpaduan kontribusi terbaik dari BUMN untuk Indonesia.
Dengan disetujuinya transaksi ini, emiten berkode saham KRAS ini akan melakukan in-kind fasilitas Hot Strip Mill #2 ke PTKP. Selain meningkatkan saham di PTKP, Krakatau Steel memperoleh kompensasi tunai atas transaksi ini sebesar Rp1,3 triliun yang dapat dimanfaatkan Perseroan dalam mendukung program restrukturisasi. 
Selain itu, beban utang Krakatau Steel berdasarkan pinjaman sebesar Rp3,6 triliun juga akan dialihkan kepada PTKP, sehingga beban utang Krakatau Steel secara keseluruhan juga menjadi berkurang.
Wakil Ketua DPR RI Bidang Industri dan Pembangunan Rachmat Gobel merespon positif terkait aksi korporasi ini.
“Saya memberikan apresiasi atas kinerja Krakatau Steel di bawah pimpinan Silmy Karim yang berhasil memperbaiki kinerja dan manajemen Krakatau Steel. Krakatau Steel adalah salah satu industri strategis yang harus dijaga,” ucap Rachmat.
Rachmat juga menyampaikan sebagai BUMN strategis, memang sudah seharusnya Krakatau Steel mampu menjadi pemimpin di industri baja nasional untuk pemenuhan kebutuhan baja. Kemandirian industri baja nasional dapat terwujud dengan adanya peningkatan kapasitas produksi dan jenis baja yang dihasilkan.
Sebagai informasi, PTKP adalah perusahaan joint venture antara Krakatau Steel dan Posco yang didirikan pada tahun 2010, dengan kapasitas produksi baja 3 juta ton per tahun dan beroperasi pada tahun 2014. Sedangkan Posco adalah produsen baja terbesar keempat di dunia dari Korea berkapasitas produksi sebesar 42 juta ton per tahun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

BUMN baja krakatau steel krakatau posco kras
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top