Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Vale Indonesia (INCO) RUPST Bulan Depan, Bakal Bagi Dividen?

Vale Indonesia (INCO) mengumumkan rencana penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2021 pada Selasa, 21 Juni 2022.
Rinaldi Mohammad Azka
Rinaldi Mohammad Azka - Bisnis.com 16 Mei 2022  |  09:23 WIB
Articulated dump truck mengangkut material pada pengerukan lapisan atas di pertambangan nikel PT Vale Indonesia Tbk. di Soroako, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Kamis (28/3/2019). - ANTARA FOTO/Basri Marzuki
Articulated dump truck mengangkut material pada pengerukan lapisan atas di pertambangan nikel PT Vale Indonesia Tbk. di Soroako, Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Kamis (28/3/2019). - ANTARA FOTO/Basri Marzuki

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten tambang, PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) berencana melaksanakan RUPST pada 21 Juni 2022 mendatang. RUPST akan dilaksanakan secara elektronik dan membahas sejumlah mata acara termasuk di antaranya pemakaian hasil laba bersih perseroan pada tahun buku 2021.

Mengutip keterbukaan informasi, Senin (16/5/2022), emiten berkode INCO ini mengumumkan rencana penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2021 pada Selasa, 21 Juni 2022.

"Rapat akan diselenggarakan secara elektronik melalui fasilitas Electronic General Meeting System KSEI (“eASY.KSEI“) yang disediakan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia [KSEI]," papar Manajemen dalam keterbukaan tersebut.

Pemegang saham yang berhak hadir yakni yang namanya tercatat pada daftar pemegang saham perseroan per 27 Mei 2022 pukul 16.00 WIB. Pemanggilan beserta detil mata acara rapat bakal diumumkan pada Senin, 30 Mei 2022 oleh perseroan.

Sepanjang 2021, INCO mencetak laba bersih US$167,20 juta. Capaian ini tumbuh hingga 112,5 persen dari realisasi laba bersih pada 2020 senilai US$78,68 juta.

Selain membahas seputar pembagian dividen, INCO juga akan melakukan perubahan susunan anggota Direksi sesuai dengan Anggaran Dasar perseroan.

Masa jabatan anggota Direksi akan berakhir apabila anggota Direksi tersebut mengundurkan diri berdasarkan ketentuan ayat 4, 5 dan 6 Pasal 11 Anggaran Dasar Perseroan atau diberhentikan berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham.

INCO juga akan meminta persetujuan remunerasi bagi anggota Dewan Komisaris Perseroan serta Gaji, Tunjangan dan Bonus bagi anggota Direksi Perseroan Sesuai dengan ketentuan Pasal 96 ayat (1) dan (2) serta Pasal 113 UUPT, dengan mempertimbangkan rekomendasi Komite Tata Kelola, Nominasi dan Remunerasi, serta mengusulkan agar kewenangan untuk menetapkan besarnya gaji, tunjangan dan bonus Direksi dilimpahkan dari RUPST kepada Dewan Komisaris.

Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, laba bersih pada 3 bulan pertama 2022 menembus US$67,64 juta atau sekitar Rp983,19 miliar (kurs Jisdor Rp14.534 per dolar AS 9 Mei 2022). Laba bersih ini 58 persen lebih tinggi dibandingkan dengan laba bersih kuartal I/2021 sebesar US$33,69 juta.

CEO dan Presiden Direktur Febriany Eddy mengatakan kenaikan kinerja ini tidak lepas dari harga nikel yang menguntungkan selama Januari—Maret 2022.

Volume produksi nikel dan matte perusahaan tercatat turun menjadi 13.827 ton pada kuartal I/2022, dari 17.015 ton pada kuartal IV/2021 dan 15.198 ton pada kuartal I/2021. Volume penjualan juga turun menjadi 13.486 ton dibandingkan dengan volume pada kuartal I/2021 sebesar 14.847 ton.

Meski demikian, harga realisasi rata-rata meningkat menjadi US$17,432/ton sepanjang kuartal I/2022. Sementara pada kuartal I/2021 harga realisasi rata-rata adalah US$13.912/ton.

“Meskipun produksi lebih rendah karena sedang berlangsungnya pembangunan kembali tanur listrik 4, kami mampu menghasilkan EBITDA yang lebih tinggi, laba yang lebih tinggi, dan saldo kas yang lebih tinggi dibandingkan dengan kuartal sebelumnya,” kata Febriany melalui keterangan resmi, Selasa (10/5/2022).

Namun, mengingat volatilitas di pasar, dia mengatakan INCO akan tetap fokus untuk mengoptimasi kapasitas produksi dan meningkatkan efisiensi operasional usaha.

INCO mencatat pendapatan sebesar US$235,1 juta pada kuartal I/2022 atau turun 12 persen dibandingkan dengan pendapatan kuartal IV/2021 US$266,7 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

rupst vale indonesia tbk inco
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top