Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Panca Budi Idaman (PBID) Tebar Dividen Rp110 per Saham, Disetor Juni 2022

Panca Budi Idaman (PBID) akan membagikan dividen tunai pada Juni 2022 sebesar Rp206,2 miliar atau sebesar Rp110 per saham.
Annisa Kurniasari Saumi
Annisa Kurniasari Saumi - Bisnis.com 12 Mei 2022  |  18:02 WIB
Direksi Panca Budi Idaman (PBID) saat konferensi pers usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Kamis (12/5/2022) - Bisnis/Annisa Saumi.
Direksi Panca Budi Idaman (PBID) saat konferensi pers usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Kamis (12/5/2022) - Bisnis/Annisa Saumi.

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten produsen plastik PT Panca Budi Idaman Tbk. (PBID) bersiap membagikan dividen tunai ke para pemegang sahamnya.

Wakil Direktur Utama Panca Budi Idaman Vicky Taslim mengatakan, perseroan akan membagikan dividen tunai pada Juni 2022 sebesar Rp206,2 miliar. Dividen tersebut setara dengan Rp110 per saham.

"Panca Budi Idaman akan membagikan dividen tunai pada Juni 2022 sebesar Rp206,2 miliar atau sebesar Rp110 per saham. Sepanjang 2021, PBID terus berupaya memberikan pelayanan dan produk yang baik," ujar Vicky, Kamis (12/5/2022).

Sementara itu, Direktur PBID Lukman Hakim mengatakan, pihaknya masih percaya PBID memiliki peluang pertumbuhan yang lebih besar ke depannya. Terutama, dengan pertumbuhan industri makanan dan minuman.

"Kami percaya kemasan plastik masih dipercaya karena higienis, praktis, dan ekonomis," tuturnya.

Sebagaimana diketahui berdasarkan laporan keuangan perseroan, Panca Budi Idaman mampu mencetak penjualan bersih sebesar Rp4,44 triliun, naik 14,75 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp3,8 triliun.

Peningkatan penjualan perseroan didorong oleh meningkatnya jumlah penjualan plastik kemasan sebesar Rp2,9 triliun di 2021, atau naik 22,47 persen dibanding Rp2,4 triliun pada 2020.

Dengan peningkatan kinerja tersebut, emiten berkode saham PBID ini tercatat membukukan peningkatan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar 10,40 persen, dari Rp371,6 miliar menjadi Rp410,2 miliar di 2021.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

dividen rupst Panca Budi Idaman
Editor : Farid Firdaus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top